Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dubes Uzbekistan Oybek Eshonov Jajaki Peluang Kerja Sama Samarkand-Jatim
Rabu, 18 Februari 2026 07:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Uzbekistan untuk Indonesia dan ASEAN Oybek Eshonov melakukan kunjungan ke Surabaya untuk menjajaki kerja sama antara Kota Samarkand dengan Jawa Timur (Jatim).
Dubes Eshonov disambut hangat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (13/2/2026). Dia menyampaikan apresiasi atas sambutan Khofifah dan menitipkan salam dari Gubernur Samarkand Adis Baboyev.
“Gubernur Samarkand menyampaikan salam hormat. Saya dan Gubernur Khofifah berdiskusi banyak hal,” ungkapnya.
Samarkand adalah kota tertua di Asia Tengah, sekaligus yang terbesar kedua di Uzbekistan. Kota ini dikenal sebagai pusat peradaban Islam klasik.
Kedua belah pihak menilai, Kota Samarkand dan beberapa wilayah di Jawa Timur mempunyai kedekatan historis dan spiritual yang telah terjalin jauh sebelum diplomasi modern berkembang.
Baca juga : Mensesneg Pastikan Tak Ada Reshuffle Jelang Ramadan dan Lebaran
Di Samarkand, berdiri kompleks makam Imam Bukhari, ulama besar perawi hadis yang karyanya menjadi rujukan utama umat Islam di seluruh dunia.
Banyak pesantren di Jawa Timur rutin melakukan kunjungan religi ke sana sebagai bagian dari tradisi intelektual dan spiritual.
Uzbekistan juga ingin menggali lebih dalam kerja sama yang bisa dilakukan dengan wilayah Jawa Timur. Kedua belah pihak berencana melakukan penandatanganan kesepakatan saat kunjungan Gubernur Samarkand ke Jawa Timur pada 4–7 April mendatang.
“Mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk kedua belah pihak dan semoga mempererat hubungan kami,” harap Dubes Eshonov.
Dubes Eshonov tak lupa menyampaikan ucapan Ramadan Mubarak menjelang bulan suci. Dia berharap, bulan tersebut membawa keberkahan dan kesehatan bagi masyarakat Indonesia dan Uzbekistan.
Baca juga : Pidato Prabowo di Davos Swiss Buka Peluang Kerja Sama Internasional Yang Adil
Khofifah menyambut baik harapan untuk menjajaki kerja sama sister province antara Jawa Timur dan Samarkand.
“Wali Songo di Jawa Timur juga ada yang berasal dari Samarkand, yaitu Syekh Maulana Malik Ibrahim. Jadi pada dasarnya, kita juga membangun kekuatan spiritualitas dari perspektif budaya dalam hubungan Indonesia-Uzbekistan, khususnya Jawa Timur-Samarkand,” ungkapnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur saat ini tengah menempuh proses administrasi dan perizinan terkait kerja sama yang disepakati nantinya. Setelah tahapan tersebut rampung, penandatanganan protokol kerja sama direncanakan dapat dilaksanakan bertepatan dengan kunjungan Gubernur Samarkand.
Dari sisi perdagangan, hubungan Jawa Timur dan Uzbekistan menunjukkan tren positif. Pada periode Januari–Oktober 2025, nilai ekspor nonmigas Jawa Timur ke Uzbekistan mencapai 9,36 juta dolar AS (sekitar Rp 157,25 miliar). Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan tren pertumbuhan rata-rata lima tahun terakhir yang cukup tinggi.
Komoditas utama ekspor Jawa Timur meliputi lemak dan minyak nabati, produk makanan olahan, sabun dan preparat pembersih, serta kertas dan karton.
Baca juga : Wamenkes RI Ke China, Jajaki Kerja Sama Digital Health Dan AI Medis
Sementara, nilai impor Jawa Timur dari Uzbekistan tercatat 43,06 juta dolar AS (sekitar Rp 723,20 miliar). Komoditas utamanya berupa pupuk yang berkontribusi penting terhadap sektor pertanian di Jawa Timur.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Rabu, 18 Februari 2026 dengan judul "Duta Besar Uzbekistan Untuk Indonesia Dan ASEAN Oybek Eshonov, Jajaki Peluang Kerja Sama Samarkand-Jatim"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya