Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 19 biksu dan seekor anjing melakukan perjalanan sejauh 3.700 kilometer melintasi Amerika Serikat (AS) sambil bertelanjang kaki.
Perjalanan dimulai dari Kuil Huong Dao di Fort Worth, Texas, pada 26 Oktober 2025 dan berakhir di depan Gedung Kongres AS, Washington DC, pada 12 Februari 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk menebarkan pesan perdamaian antar-manusia di tanah Amerika dan dunia.
Dikutip dari Guardian, Kamis (12/2/2026), Bhante Saranapala takjub dengan respons warga Negeri Paman Sam.
Baca juga : Main Sebagai Gelandang, Jordi Amat Bersinar di Kemenangan Persija
“Pendeta hingga tenaga medis ikut menemani kami,” ujar Saranapala.
Misi utama mereka adalah mengusulkan kepada Kongres AS agar mengakui Vesak (Hari Waisak) sebagai hari libur federal.
Dalam perjalanan panjang ini, para biksu ditemani seekor anjing penyelamat bernama Aloka. Kehadiran Aloka menjadi sumber dorongan spiritual bagi kelompok tersebut dan menarik perhatian jutaan penonton di media sosial.
Baca juga : Berbekal Beasiswa Amartha Cendekia, Salma Ingin Teliti Otak Manusia
Meski disambut meriah oleh ribuan warga di setiap kota, perjalanan ini tidaklah mudah. Pada 19 November 2025 di Texas, sebuah truk menabrak kendaraan pengawal mereka. Insiden tragis tersebut melukai dua biksu.
Salah satunya harus kehilangan kaki, sehingga anggota kelompok kini tersisa 18 orang.
Di Saluda, South Carolina, seorang warga bernama Audrie Pearce mengaku terharu saat bertemu rombongan ini.
Baca juga : PTPN I Inisiasi Ramadan Bersinergi dengan Tebar Donasi
Melalui meditasi Vipassana, para biksu ini tidak sekadar berjalan untuk berkhotbah, melainkan untuk menjalin hubungan langsung dengan jiwa-jiwa yang mereka temui.
Bagi mereka, tujuan utamanya adalah membantu setiap individu menemukan kedamaian batin di tengah hiruk-pikuk dunia.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Rabu, 18 Februari 2026 dengan judul "Biksu Melintasi Amerika Dengan Telanjang Kaki"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya