Dark/Light Mode

Pramono Minta Maaf ke Warga Jakarta Banyak Jalan Berlubang Lagi

Senin, 9 Februari 2026 15:59 WIB
Petugas Suku Dinas Bina Marga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperbaiki jalan berlubang di Jalan TB Simatupang, Jakarta, Rabu (4/2/2026). (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)
Petugas Suku Dinas Bina Marga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperbaiki jalan berlubang di Jalan TB Simatupang, Jakarta, Rabu (4/2/2026). (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait kembali munculnya lubang di sejumlah ruas jalan di Ibu Kota, meskipun sebelumnya telah dilakukan penambalan. 

“Walaupun kemudian ketika hujan akan mohon maaf pasti sebagian ada yang terbongkar kembali," kata Pramono saat ditemui di kawasan Jakarta Timur, Senin (9/2/2026).

Permasalahan lubang jalan ini kembali menjadi perhatian publik setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Jakarta dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan tambalan jalan tidak bertahan lama. 

Baca juga : Pelajar SMK 34 Tewas Akibat Kecelakaan Jalan Berlubang Di Matraman Jaktim

“Saya sudah memerintahkan kepada Dinas Perhubungan karena sudah tidak bisa lagi menunggu sampai dengan kemudian hujan berhenti," jelasnya. 

Pramono mengatakan berdasarkan pantauan di lapangan, proses penambalan ulang disebut telah dilakukan di berbagai titik. Petugas tampak melakukan perbaikan dengan metode tambal sulam pada jalan yang berlubang, terutama di lokasi dengan tingkat lalu lintas tinggi. 

“Sehingga kalau dilihat di lapangan sekarang sudah ditangani lubang-lubang yang ada, hampir sebagian besar ditutup," imbuhnya. 

Baca juga : Perayaan Imlek 2026 di Jakarta Bakal Meriah, 98 Gedung Ikut Lomba Lampion

Sebelumnya, Pramono Anung mengungkapkan sedikitnya 6.000 titik jalan berlubang muncul di berbagai wilayah ibu kota setelah bencana banjir yang melanda Jakarta baru-baru ini. 

“Di Jakarta kemarin pada saat rapat kami menduga, kami mengidentifikasi ada 6.000 titik yang harus segera ditangani oleh Dinas Bina Marga," ujar Pramono di kawasan, Jakarta  Barat, Selasa (3/2/2026). 

Pramono menjelaskan, kerusakan jalan tersebut teridentifikasi saat rapat evaluasi pascabanjir yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. 

Baca juga : Aquaproof Kenalkan Warna Warm & Earthy Tones Untuk Berbagai Gaya Rumah

"Jika banjir dan hujan masih terus terjadi, maka jalan yang diperbaiki berpotensi rusak kembali," tambahnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.