Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Warisan Ayatullah Khamenei dan Dialog Antar Agama di Dunia
Kamis, 9 April 2026 17:45 WIB
Sebelumnya
Di dunia yang penuh gejolak saat ini, kita membutuhkan dialog antaragama untuk membimbing umat manusia dan membangun perdamaian serta stabilitas di dunia. Kami sangat yakin bahwa dialog antaragama dapat menciptakan dasar saling pengertian dan hidup berdampingan di antara para pengikut agama dan orang-orang beriman. Jelas bahwa seberapa aktif kita di bidang ini, kita telah memberikan jasa besar bagi perdamaian dan keamanan dunia.
Jika dialog-dialog ini bersifat pragmatis, selain menyatukan orang-orang beriman, juga dapat mempromosikan nilai-nilai spiritual dan menghentikan ekstremisme serta barbarisme orang-orang yang haus kekuasaan di dunia.
Baca juga : Pemprov DKI Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Kendaraan Dinas Viral di Puncak
Kami percaya bahwa penyelenggaraan dialog antaragama akan membangkitkan generasi baru, membuat mereka menyadari kewajiban agama mereka, dan memberi mereka kemampuan untuk berbicara dalam bahasa serta pemahaman bersama. Semakin dalam dan luas dialog-dialog ini, semakin besar kemungkinan untuk mencapai perdamaian abadi.
Dalam hal ini, pengembangan kerja sama internasional — termasuk interaksi dengan universitas dan pemimpin agama di berbagai negara — dapat membantu memperdalam proses ini. Dialog antaragama bukan hanya pilihan, tetapi juga kebutuhan untuk menghadapi tantangan kompleks dunia saat ini.
Baca juga : Kecupan Prabowo Tenangkan Raungan Bayi Di Samping Peti Prajurit Perdamaian Dunia
Para agresor AS dan rezim Zionis mencoba membenarkan pemaksaan perang terhadap Iran dalam kerangka ajaran agama. Jelas bahwa pernyataan para pemimpin agama, termasuk Paus Leo XIV, yang menyebut “berperang untuk Yesus” sebagai tipu daya, adalah kebutuhan yang tak terhindarkan untuk kesadaran global.
Sebagai penutup, sekali lagi, atas nama rakyat dan pejabat Republik Islam Iran, saya ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan, perkumpulan, dan pernyataan berharga Anda dalam mendukung rakyat Iran yang terzalimi, namun berdaulat dalam perang yang dipaksakan ini. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya