Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Desak UE Bekukan Hubungan Dagang Dengan Tel Aviv
Spanyol Kutuk Serangan Brutal Israel Di Lebanon
Jumat, 10 April 2026 06:10 WIB
Sebelumnya
“Ini pelanggaran terang-terangan terhadap hukum dan norma internasional,” tegas Berri, seraya mengajak seluruh rakyat Lebanon bersatu menghadapi situasi genting.
Petinggi Hizbullah Hassan Fadlallah juga menilai, serangan Israel melanggar kesepakatan gencatan senjata dua pekan antara AS dengan Iran.
“Akan ada konsekuensi besar jika serangan terus berlanjut,” ujarnya, mengingatkan.
Baca juga : Clara Shinta Nyesal, Viralin Video Dugaan Suami Selingkuh
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) bahkan mengeluarkan ancaman balasan jika Israel tidak menghentikan agresi ke Lebanon.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan, dunia kini menyaksikan pembantaian di Lebanon. Dia mengatakan, bola ada di tangan AS untuk menentukan arah perdamaian.
Iran juga mengisyaratkan akan menarik diri dari kesepakatan gencatan senjata jika serangan terhadap Lebanon terus berlanjut.
Baca juga : Rakyat Iran Happy Rayakan Victory
Di level global, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengecam keras serangan Israel dan memperingatkan meningkatnya korban sipil.
Guterres menegaskan, tidak ada solusi militer dalam konflik ini. Dia mendesak semua pihak segera menghentikan permusuhan dan kembali ke jalur diplomasi, termasuk menjalankan penuh Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701.
Sebelumnya, Iran dan AS sepakat melakukan gencatan senjata selama dua pekan sejak Selasa (7/4/2026), guna meredakan konflik yang telah berlangsung sejak akhir Februari. Namun, eskalasi di Lebanon kini mengancam upaya perdamaian tersebut. DAY
Baca juga : Bahas Ekonomi, Prabowo Kumpulkan Menteri & Bos BUMN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Jumat, 10 April 2026 dengan judul "Desak UE Bekukan Hubungan Dagang Dengan Tel Aviv, Spanyol Kutuk Serangan Brutal Israel Di Lebanon"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya