Dark/Light Mode

Dubes UEA Abdulla Salem AlDhaheri Jamin Keamanan WNI Selama Konflik Timteng

Jumat, 10 April 2026 06:17 WIB
Duta Besar Uni Emirat Arab Abdulla Salem AlDhaheri melakukan konferensi pers di kediamannya di Kuningan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). (Foto Diananda Rahmasari/Rakyat Merdeka/RM.id)
Duta Besar Uni Emirat Arab Abdulla Salem AlDhaheri melakukan konferensi pers di kediamannya di Kuningan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). (Foto Diananda Rahmasari/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdulla Salem AlDhaheri menjamin seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di negaranya dalam kondisi aman di tengah konflik yang terjadi di Timur Tengah (Timteng).

“Negara kami tetap aman, stabil dan siap melindungi seluruh WNI dan mendukung upaya WNI yang ingin pulang ke Tanah Air,” tegasnya dalam konferensi pers di kediamannya, Kuningan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Dubes AlDhaheri mengatakan, sistem keamanan di negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk atau Gulf Cooperation Council (GCC) bekerja dengan efektif dan seluruh institusi negara beroperasi secara menyeluruh.

Baca juga : Bertemu Di Istana, Presiden RI Dan PM Malaysia Bahas Konflik Timur Tengah

Ditanya seberapa besar dampak invasi Amerika Serikat (AS)-Israel ke Iran terhadap UAE, Dubes AlDhaheri bersyukur, masyarakat yang tinggal di negaranya masih bisa tinggal dengan nyaman.

Dia menambahkan, Indonesia juga tidak kebal dari dampak dari konflik ini. “Konflik yang terjadi di Timur Tengah bukan sebatas permasalahan regional. Dampaknya sudah bisa dirasakan di seluruh dunia,” ucapnya.

Dubes yang sudah ngepos selama enam tahun di Indonesia ini mencatat, sekitar 20 persen dari suplai minyak dunia dan 20 persen dari perdagangan gas cair global masuk melalui Selat Hormuz, dan 80-90 persen dari ekspor ini menuju ke Asia.

Baca juga : Dubes Arab Saudi Faisal Abdullah Amoudi Jamin Keamanan Pelaksanaan Ibadah Haji

“Artinya, gangguan di kawasan kami akan berdampak pada pasar global,” imbuhnya.

Dubes AlDhaheri mengaku sudah melihat kenaikan harga di banyak sektor. Mulai dari sektor energi, biaya perkapalan dan trans¬portasi, hingga menguatnya tekanan pada rantai pasok global.

Dia menegaskan, banyak negara Asia, termasuk Indonesia, bakal terdampak perang antara AS-Israel dengan Iran.

Baca juga : Dubes Australia Untuk Indonesia Rod Brazier Ucapkan Selamat Idul Fitri

“Seperti banyak ekonomi negara Asia, Indonesia juga terdampak langsung dengan kenaikan harga bahan bakar, kenaikan harga barang dan gangguan rantai pasok,” sebutnya.

Dia menjelaskan, negara-negara di Teluk Arab terus mendorong upaya damai melalui diplomasi. “Kami akan terus bekerja sama dengan mitra internasional, termasuk Indonesia, untuk mempromosikan perdamaian, stabilitas dan kemakmuran bersama,” pungkasnya

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.