Dark/Light Mode

Positif Covid-19, Tentara AS Meninggal Setelah Sepekan Dirawat

Selasa, 31 Maret 2020 13:31 WIB
Menteri Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper (Foto SCMP)
Menteri Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper (Foto SCMP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wabah Covid-19 tidak mengenal jabatan mau pun pangkat dan kekuatan. Prajurit Nasional New Jersey, Amerika Serikat, menjadi korban pertama Covid-19 dari kalangan tentara AS. Tentara AS itu meninggal Sabtu (28/3), setelah dirawat di rumah sakit mulai 21 Maret.

"Hari ini adalah momen sedih bagi Departemen Pertahanan saat seorang prajurit aktif kita meninggal dunia karena virus corona," ujar Menteri Pertahanan AS Mark Esper, dalam pernyataan Departemen Pertahanan AS atau Pentagon, Senin (30/3).

Baca juga : Cegah Penyebaran Covid-19, Kemenhub Tutup Sementara Sejumlah Jembatan Timbang di Pulau Jawa

"Ini menjadi kehilangan paling menyakitkan bagi keluarga dan rekan beliau," sambung Esper dikutip Fox News. Pentagon tidak membeberkan lebih detail mengenai identitas prajurit itu.

Pentagon mengumumkan jumlah pasien positif Covid-19 dari kalangan prajurit, keluarganya dan staf sipil Pentagon ada 1.043 kasus. Angka ini naik 70 persen sejak Jumat (27/3). Kini, 596 prajurit aktif positif Covid-19, 26 di antaranya dirawat di rumah sakit.

Baca juga : Positif Corona, Pejabat ESDM Dirawat Di RSCM

Gara-gara Covid-19, Pentagon terpaksa menutup fasilitas perekrutan, menghentikan aktivitas latihan dan perjalanan penugasan prajurit. Para prajurit pun diminta melakukan jaga jarak agar tidak ada penambahan jumlah pasien terjangkit di antara kalangan prajurit. [DAY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.