Dark/Light Mode

Bongkar Peran Italia Di Perang AS-Iran

Bocoran Sekjen NATO Bikin PM Meloni Terjepit

Jumat, 26 Juni 2026 06:10 WIB
Perdana menteri Italia Giorgia Meloni (kiri) menerima sekretaris Jenderal Nato Mark Rutte, di Palazzo Chigihari, Roma, Italia, 12 Juni 2025. Foto: ItalIan Government
Perdana menteri Italia Giorgia Meloni (kiri) menerima sekretaris Jenderal Nato Mark Rutte, di Palazzo Chigihari, Roma, Italia, 12 Juni 2025. Foto: ItalIan Government

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Mark Rutte bikin geger Italia. Dia membocorkan informasi bahwa sekitar 500 pesawat militer Amerika Serikat (AS) lepas landas dari pangkalan di Italia untuk mendukung serangan ke Iran.

Pengakuan Rutte tersebut menempatkan Perdana Menteri (PM) Giorgia Meloni dalam tekanan politik. Pasalnya, selama ini pemerintahnya mengklaim tidak ikut terlibat dalam operasi yang dikenal dengan Operation Epic Fury.

Pernyataan Rutte dalam wawancara dengan Fox News, Rabu (24/6/2026), memicu badai politik baru di Roma.

Rutte mengungkapkan, sejumlah negara anggota NATO sebenarnya membantu operasi AS ke Iran, meski mereka memilih tidak banyak bicara di depan publik karena pertimbangan politik domestik.

“Sejumlah negara dan sekutu telah menyediakan pangkalan-pangkalan mereka untuk Epic Fury,” ungkap Rutte.

Menurut dia, sekitar 4.000-5.000 pesawat menggunakan pangkalan militer di Eropa untuk mendukung operasi tersebut.

Baca juga : Ayu Ting Ting Terpikat Pesona Politikus Muda

“Ada 500 pesawat AS lepas landas dari pangkalan-pangkalan AS di Italia untuk mendukung Epic Fury. Ini jumlah yang sangat besar,” imbuh Rutte.

Pengakuan terbuka Rutte itu muncul di tengah memanasnya hubungan Presiden AS Donald Trump dengan sejumlah sekutu Eropa. Trump disebut kecewa karena menganggap negara-negara Eropa tidak memberikan dukungan yang cukup terhadap operasi militer di Timur Tengah.

Namun, pernyataan Rutte justru berpotensi menjadi bumerang bagi Meloni. Keterlibatan pangkalan militer Italia dalam perang Iran merupakan isu sensitif yang tidak populer di dalam negeri.

Pengamat pertahanan dari Institute for International Affairs Alessandro Marrone menilai, Meloni kini sulit menghindar dari pertanyaan publik.

“Meloni harus menjawab pertanyaan ini dan dia harus sangat berhati-hati menjelaskan apa yang terjadi,” katanya, dilansir Financial Times.

Kementerian Pertahanan Italia langsung bereaksi. Dalam pernyataan resmi, mereka menyebut penjelasan Rutte “menyesatkan” karena mencampuradukkan jenis penerbangan yang diizinkan.

Baca juga : Kasih Masukan ke BGN, Luhut Ikut Evaluasi MBG

Menurut Roma, yang disetujui hanyalah aktivitas teknis dan logistik non-tempur. Italia selalu menolak setiap permintaan yang berada di luar cakupan tersebut.

Namun, kubu oposisi tak mau menerima penjelasan itu begitu saja. Mereka mendesak Meloni hadir di parlemen untuk menjelaskan peran sebenarnya Italia dalam operasi udara AS.

Politikus oposisi dari Partai Demokrat Giuseppe Provenzano menuding Pemerintah tidak jujur kepada publik.

“Giorgia Meloni meyakinkan kami bahwa Italia tidak akan terlibat. Namun kami mengetahui bahwa setidaknya 500 pesawat AS lepas landas dari wilayah Italia,” katanya.

Cecaran juga datang dari pemimpin Partai Green and Left Alliance Angelo Bonelli. “Pemerintah Italia saat itu berbohong kepada parlemen dengan menyembunyikan 500 penerbangan Amerika,” tudingnya.

Pemimpin Gerakan Bintang Lima dan mantan PM Italia Giuseppe Conte menilai, “dongeng” Pemerintah mulai runtuh. Situasinya sangat serius dan dia mendesak Meloni bersama Menteri Luar Negeri (Menlu) Antonio Tajani dan Menteri Pertahanan (Menhan) Guido Crosetto segera memberikan klarifikasi di hadapan parlemen.

Baca juga : Kasih Peringatan Keras, Prabowo: Gue Tahu Siapa Yang Bayar Demo

Sejumlah politisi oposisi bahkan menduga perseteruan Trump dan Meloni yang mencuat akhir pekan lalu hanyalah drama politik untuk menutupi keterlibatan Italia dalam perang Iran tanpa persetujuan parlemen.

Meloni sebelumnya mengatakan, hanya penerbangan logistik dan teknis yang diizinkan berdasarkan perjanjian bilateral mengenai pangkalan militer AS di Italia.

Pada Maret lalu, Meloni menegaskan kepada anggota parlemen bahwa Italia tidak mendukung maupun berpartisipasi dalam operasi militer terhadap Iran. MEL

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Jumat, 26 Juni 2026 dengan judul "Bongkar Peran Italia Di Perang AS-Iran Bocoran Sekjen NATO Bikin PM Meloni Terjepit"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.