Dark/Light Mode

Dubes RI di Addis Ababa Berbagi Info Covid-19 dengan Mahasiswa di Cairo

Selasa, 28 April 2020 05:27 WIB
Duta Besar Republik  Indonesia untuk Ethiopia Al Busyra Basnur. (Foto KBRI Addis Ababa)
Duta Besar Republik Indonesia untuk Ethiopia Al Busyra Basnur. (Foto KBRI Addis Ababa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Masyarakat Indonesia di Ethiopia dan Djibouti yang berjumlah sekitar 150 orang berada dalam keadaan sehat dan aman.

"Syukur, sampai saat ini warga negara Indonesia terhindar dari wabah Covid-19. Kita terus berdoa, masyarakat Indonesia di Ethiopia, di Indonesia dan dimana saja berada senantiasa dalam keadaan sehat dan aman, terhindar dari Covid-19," kata Al Busyra Basnur, Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, dalam acara Webinar dengan London School of Public Relation, Youth Diplomacy Community (LSPR YDC) kemarin, Senin (27/4).

Webinar dengan tema Countries Response Analysis Toward Covid-19 itu, tidak hanya diikuti mahasiswa LSPR YDC, juga mahasiswa dari sekitar sepuluh perguruan tinggi di Indonesia dan mahasiswa Indonesia di Universitas Al Azhar, Cairo.

Berita Terkait : 49 WNI di Singapura Positif Covid-19, 23 Orang Sudah Sembuh

Lebih lanjut, Al Busyra menyampaikan, masyarakat Indonesia di Ethiopia berbeda dengan di beberapa negara lain. Di Ethiopia tidak terdapat asisten rumah tangga dan mahasiswa Indonesia. Semua bekerja di beberapa perusahaan Indonesia dan asing. Hanya beberapa pelajar Indonesia yang belajar di Ethiopia karena mengikuti orang tua bertugas.

Untuk memastikan kondisi masyarakat Indonesia berada dalam keadaan baik dan aman, KBRI Addis Ababa menyebarkan beberapa kali pengumuman penting melalui media sosial agar meningkatkan kewaspadaan. Di samping itu, hampir setiap hari KBRI Addis Ababa berkomunikasi dengan masyarakat Indonesia melalui telepon dan media sosial.

“Bahkan kami mengadakan virtual teleconference dengan pimpinan perusahaan tempat masyarakat Indonesia bekerja untuk memastikan warga Indonesia sehat dan aman,” kata Al Busyra. 

Berita Terkait : Petamburan Jadi Klaster Baru Covid-19, Netizen Malah Berantem

Menjawab pertanyaan peserta, pada Webinar tersebut Al Busyra menyampaikan perkembangan terkini Covid-19 di Ethiopia dan Djibouti serta langkah-langkah yang diambil oleh Uni Afrika untuk mengatasi Covid-19.

Sejak 10 April 2020, Ethiopia memberlakukan status darurat. Sementara tanggal 23 Maret 2020, Djibouti mengumumkan lockdown. Uni Afrika yang bermarkas di Addis Ababa dan mewakili aspirasi 55 negara Afrika antara lain telah mengeluarkan kebijakan “Africa Joint Continental Strategy for Covid-19 Outbreak”. Strategi ini untuk menghindari penyebaran dan kematian serta mengurangi dampak social ekonomi COVID-19 terhadap penduduk Afrika.

Sebelumnya, pada 20 April 2020, Al Busyra Basnur juga mengadakan Webinar dengan organisasi pemuda Indonesian Youth Education & Social (I-YES) dengan thema “A Night with Ambassador”. Pada Webinar itu, Al Busyra menyampaikan berbagai hal menyangkut peran pemuda dalam diplomasi dan pembangunan nasional. [MEL]