Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Kasus Tebus 100
Gelombang Baru Covid-19 Datang, Beijing Lockdown
Selasa, 16 Juni 2020 06:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gelombang baru Covid-19 telah membuat Pemerintah Kota Beijing, China, pekan lalu mengambil langkah cepat melakukan lockdown. Sehari setelah ditemukan kasus infeksi virus corona baru setelah lebih dari 50 hari nihil.
"Pekan lalu, China melaporkan klaster kasus baru di Beijing setelah lebih dari 50 hari tanpa kasus di kota itu. Lebih dari 100 kasus sekarang terkonfirmasi," demikian pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dikutip AFP, Senin (15/6).
Baca juga : Swiss dan Jerman Mantap, Indonesia Peringkat 97
WHO menawarkan bantuan kepada pihak berwenang di China untuk menyelidiki penyebab gelombang baru tersebut. Direktur program darurat WHO, Mike Ryan, mengatakan, kabar dari Beijing ini mengkhawatirkan karena kota tersebut terkoneksi dengan banyak daerah.
"Beijing merupakan kota besar dan sangat dinamis jadi selalu ada kekhawatiran. Saya rasa anda bisa melihat tingkat kekhawatirannya dari cara China meresponsnya, dan kami juga memantau ketat," tutur Ryan.
Baca juga : Bertahan dari Covid-19 dengan Mengubah Pola Hidup
Gelombang baru disebut berpusat di Pasar Xinfadi yang memasok sebagian besar buah dan sayuran segar di Beijing. Pasar yang juga menjual daging dan makanan laut itu telah ditutup sejak Sabtu (13/6) lalu.
China merupakan episentrum awal penyebaran virus corona yang pertama kali ditemukan di Wuhan pada akhir tahun lalu. Sejak saat itu, virus corona sudah menginfeksi lebih dari 7,9 juta orang di dunia dan sekitar 433 ribu di antaranya meninggal dunia.[MEL]
Baca juga : DKI Jakarta Belum Siap Masuk The New Normal
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya