Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur Ramah Lingkungan
- Liburan ke Bandung Naik Whoosh, Diskon Tiket hingga 75 Persen
- BSI LYFE Card Sasar Nasabah Milenial dan Gen Z
- Menko Bahlil Usut Dugaan Perusahaan Asing Menambang Di Kebun Sawit
- Dua Tahun Prabowo, BPOM Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan
Menyusul Kerusuhan Rasial Di AS
Uskup Agung Inggris Minta Negara Barat Ubah Gambaran Yesus Kulit Putih
Jumat, 26 Juni 2020 20:16 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Imbauan ini diutarakan Uskup Agung Cathedral Canteburry, Inggris, Justin Welby saat menjawab pertanyaan BBC dalam sesi wawancara, Jumat (26/6).
Yang ditanyakan BBC adalah, apakah cara negara Barat memotret gambaran Yesus perlu dipikirkan ulang?
Baca juga : Angka Kematian Capai 2 Ribu Per Hari, Negara Barat Minta Warganya Cabut Dari India
Dengan cepat Uskup Welby menjawab, “Tentu saja. Menggambaran Yesus sebagai orang kulit putih terasa tidak benar. Karena di gereja di belahan dunia lain, tidak ada patung atau potret Yesus yang berkulit putih,” ucapnya.
“Di Afrika kita lihat Yesus berkulit hitam. Di China ada Yesus yang mirip orang China, ada juga Yesus yang mirip orang Timur Tengah. Gambaran paling akurat tentu Yesus di Timur Tengah,” jelas Uskup Welby.
Namun Welby menggarisbawahi dirinya tidak bermaksud ingin menanggalkan semua yang terjadi di masa lalu. Dia hanya ingin ada gambaran yang universal tentang sosok Yesus.
“Saya pikir membuat semua masa lalu kita bukanlah cara yang tepat untuk menghadapi hal ini. Saya Cuma ingin orang berpikir bahwa gambaran Yesus di negara Barat tidak tepat dan bukan Yesus yang pernah hidup,” tegasnya. [KRS]
Baca juga : Agama Negara, Negara Agama dan Negara Sekuler (3)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya