Dark/Light Mode

Sudah Lulus S-2 dari Unair, Pemudi Ethiopia Ini Malah Bingung

Rabu, 14 Oktober 2020 12:31 WIB
Lucky Tedeleh, pemudi Ethiopia yang lulus S2 di Universitas Airlangga (Unair), dengan rangkaian bunga dan kartu ucapan selamat dari Duta Besar RI di Addis Ababa. (Foto: KBRI Addis Ababa)
Lucky Tedeleh, pemudi Ethiopia yang lulus S2 di Universitas Airlangga (Unair), dengan rangkaian bunga dan kartu ucapan selamat dari Duta Besar RI di Addis Ababa. (Foto: KBRI Addis Ababa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lucky Tedeleh, seorang pemudi Ethiopia, baru saja menyelesaikan pendidikan master di Universitas Airlangga (Unair). Namun, dia malah bingung sekali ketika hendak meninggalkan Indonesia untuk kembali ke negaranya. Di satu sisi, ia rindu ke keluarga dan negaranya. Di lain sisi, ia juga sangat mencintai dan merasa berat sekali meninggalkan Indonesia.

Hal itu dikatakan Lucky ke Duta Besar RI di Addis Ababa, Al Busyra Basnur, Selasa (13/10), tiga hari setelah ia mendarat di Addis Ababa, Ethiopia. Lucky memperoleh gelar MA di bidang Hubungan Internasional dengan IP 3,74.

Baca Juga : Momobil Jual Mobil Eks LiveModz IMX

Lucky mengaku ingin sekali bekerja di bidang yang bisa meningkatkan hubungan dan kerjasama antara Indoneisa dan Ethiopia. “Banyak orang Indonesia belum tahu tentang Ethiopia dan sebaliknya, banyak pula orang Ethiopia yang belum mengetahui dengan baik tentang Indonesia,” kata Lucky, dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (14/10).

Keberhasilan Lucky menyelesaikan studi di Indonesia diapresiasi Duta Besar RI, antara lain dengan mengirimkan bunga dan kartu ucapan selamat, langsung diantar sopir KBRI ke kediaman Lucky pada, Senin (12/10). Setelah menerima bunga tersebut, Lucky mengirimkan surat elektronik ke Duta Besar Al Busyra.

Baca Juga : Enak Mana Jadi Pelatih atau Pemain, Pirlo?

Dalam surat tersebut, Lucky mengatakan sangat bahagia dan terharu menerima bunga ucapan selamat dari Duta Besar RI. Ia juga merasa bangga berhasil meraih gelar master di universitas yang bergengsi di Indonesia. Terakhir Lucky mengundang Duta Besar RI untuk berkunjung ke rumahnya. “Dengan senang hati, nanti saya akan datang ke rumah Lucky dan berkenalan dengan keluarganya,” kata Al Busyra menanggapi undangan Lucky.

Ketika Duta Besar Al Busyra menyampaikan kuliah umum di FISIP Unair pada 29 Agustus 2019, Lucky adalah salah satu mahasiswa asing dari Afrika yang menghadiri kuliah tersebut. [USU]