Dark/Light Mode

Jelang Pilpres Di Negeri Paman Sam 3 November

Dukungan Menguat, Biden Makin Tinggalkan Trump...

Jumat, 23 Oktober 2020 08:56 WIB
Kandidat Presiden AS dari Partai Demokrat, Joe Biden (kiri) dan petahana Donald Trump (Foto: Net)
Kandidat Presiden AS dari Partai Demokrat, Joe Biden (kiri) dan petahana Donald Trump (Foto: Net)

 Sebelumnya 
Obama mengecam Trump terkait penanganan terhadap virus Corona, kerusuhan rasial, dan gaya kepemimpinannya. Penggemar basket itu mendesak warga kulit hitam dan pemilih lainnya untuk tidak absen dalam pemungutan suara, dan mendukung Biden. "Pemilu ini menuntut kita semua berperan. apa yang kita lakukan dalam 13 hari ke depan akan menjadi masalah selama beberapa dekade mendatang,” kata Obama.

Baca juga : Restoran Dan Warung Masih Bolehin Makan Di Tempat

Kunjungan Obama ke Philadelphia menggarisbawahi pentingnya Pennsylvania dalam pertarungan ini. Obama berhasil meraup suara mayoritas di kota itu dalam dua kali pilpres.

Baca juga : Trump Vs Biden Saling Maki dan Interupsi

Dia juga mencoba memikat para pemilih yang mungkin kecewa terhadap Trump, dan menjual citra Biden dan Harris sebagai politisi santun dan dapat memenuhi harapan mereka. “Amerika adalah tempat yang baik dan layak. tapi kami baru saja melihat begitu banyak omong kosong dan keributan sehingga terkadang sulit diingat,” katanya.

Baca juga : Manager Persib Dukung Calon Bupati Nia Di Pilkada Bandung

Empat tahun lalu, Obama juga menyampaikan argumen dalam penutupan kampanye Hillary Clinton di Philadelphia. Saat ini, dengan meningkatnya kasus Covid-19, simpatisan yang menghadiri orasi itu jauh lebih sedikit. [DAY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.