Dark/Light Mode

Wanita Pertama Jadi Wapres Amerika

Apa Kamala Bisa Ikuti Jejak Mega

Senin, 9 November 2020 06:47 WIB
Wakil Presiden Amerika Serikat terpilih Kamala Harris. (Foto: Net)
Wakil Presiden Amerika Serikat terpilih Kamala Harris. (Foto: Net)

RM.id  Rakyat Merdeka - D balik kemenangan gemilang Joe biden sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) ke-46, ada Kamala Harris yang pantas juga jadi sorotan. dia menjadi wanita pertama yang terpilih sebagai Wakil Presiden AS, sejak AS mendeklarasikan kemerdekaan tahun 1776. Meski baru menjadi orang nomor 2, apakah Kamala nantinya bisa jadi orang nomor 1 di AS, seperti Megawati Soekarnoputri yang awalnya menjadi wapres lalu menjadi presiden wanita pertama Indonesia?

Jalan Kamala menjadi orang nomor 1 AS bisa saja menunggu 2024, setelah Biden nanti berusia 82 tahun dan pensiun. atau bisa saja Kamala tetap jadi wapres jika Biden masih berumur panjang dan tetap nyapres. Atau bisa juga dia mengisi pos presiden di tengah jalan jika Biden ada gangguan kesehatan dan mengundurkan diri.

Baca juga : Sukses Di Periode Pertama Jadi Modal Sugianto Sabran Di Pilkada Kalteng

Ini sesuai dengan konstitusi AS, jika presiden berhalangan, gantinya adalah wakil presiden. Kamala ini memang menakjubkan. Bukan hanya soal jenis kelaminnya yang wanita. Tapi, warna kulitnya juga bukan dari kebanyakan orang Amerika. Dia berkulit hitam agak kecoklatan. Bukan putih.

Dia juga bukan 100 persen Amerika. Ada darah Asia-nya. Kedua orangtuanya adalah imigran. Ibunya india, bapaknya Jamaika. Kamala lahir, 20 Oktober 56 tahun lalu di Oakland, California. Kota yang saat itu jadi pusat aktivis anti-perang.

Baca juga : Sub Holding Pertamina Jadi Jawaban Pemenuhan Energi Ramah Lingkungan

Lulus dari Howard University di Washington, Kamala kemudian berkarier menjadi jaksa. Kariernya dimulai dari bawah. Dari jaksa penuntut umum, kemudian jadi Jaksa Wilayah San Francisco, dan puncaknya menjadi Jaksa Agung California pada 2010.

Pada 2016, Kamala kemudian terjun ke dunia politik dengan mencalonkan diri menjadi Senator dari California. Meski dari kalangan minoritas, kariernya sangat moncer. Ia mencetak sejumlah rekor dalam perjalanan kariernya. Misalnya, sebagai perempuan pertama yang menjadi Jaksa Agung dan Senator di California.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.