Dark/Light Mode

Jadi Warga Inggris Pertama Yang Disuntik Vaksin Covid-19

Nenek 91 Tahun Ini Serasa Dapat Hadiah Ultah Terbaik

Selasa, 8 Desember 2020 21:33 WIB
Margaret Keenan ditepukin tim medis usai mendapatkan vaksin di University Hospital, Coventry, Inggris. (Foto Associated Press/Jacob King)
Margaret Keenan ditepukin tim medis usai mendapatkan vaksin di University Hospital, Coventry, Inggris. (Foto Associated Press/Jacob King)

RM.id  Rakyat Merdeka - Margaret Keenan menjadi warga Inggris pertama yang menerima suntikan vaksin Covid-19 buatan Pfizer,  Selasa pagi waktu setempat (8/12). Keenan yang akan merayakan ulang tahun ke-91 tahun pada pekan depan mengatakan, vaksin tersebut tak ubahnya seperti hadiah ulang tahun yang dia terima lebih awal.

Keenan adalah satu dari penerima dosis suntikan vaksin Pfizer, yang dikeluarkan sebanyak 800 ribu dosis pada gelombang pertama.

Negeri Big Ben ini mulai meluncurkan vaksin Covid-19 produk Pfizer-BioNTech, yang digadang-gadang sebagai titik balik yang menentukan dalam mengalahkan Virus Corona, pada Selasa (8/12).

"Saya merasa sangat terhormat menjadi orang pertama yang divaksinasi Covid-19. Ini adalah hadiah awal untuk ulang tahun yang terbaik yang bisa saya harapkan," kata Keenan, yang menerima vaksin di sebuah rumah sakit di Coventry, Inggris, seperti dikutip BBC.

Baca juga : Juara di Pertamina Youthpreneur, 15 Startup Milenial Ini Bisa Dapat Modal Rp 200 Juta

"Saya akhirnya dapat menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman saya di tahun baru, setelah hampir sepanjang tahun tak bertemu mereka," imbuhnya.

Keenan mengucapkan terima kasih kepada para petugas Layanan Kesehatan Nasional (NHS), yang telah merawatnya dengan sangat baik. Dia juga mengajak yang lainnya untuk mendapat vaksin seperti dirinya.

Sejak vaksin Pfizer-BioNTech mendapat lampu hijau dari Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan (MHRA) Inggris, NHS mengatakan para pekerjanya telah sepanjang waktu bekerja untuk mengelola tantangan logistik berskala besar, dalam menyebarkan vaksin.

Vaksinasi ini tidak wajib di Inggris. Namun, warga diimbau melakukannya melihat angka infeksi yang tak kunjung turun.

Baca juga : Berkat Keterbukaan, Pertamina Dinobatkan Sebagai BUMN Terbaik

Sampai saat ini, Negeri Ratu Elizabeth telah melaporkan lebih dari 1,7 juta kasus infeksi Covid-19, dengan sedikitnya 61 ribu kematian.

Perdana Menteri Boris Johnson, yang menghabiskan waktu hingga berhari-hari dalam perawatan intensif saat tertular Covid-19 awal tahun ini, menyebut program vaksinasi ini sebagai "langkah maju yang besar dalam perang Inggris melawan Virus Corona".

Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock, yang menawarkan vaksinasi di televisi langsung untuk menghilangkan ketakutan publik, mengatakan peluncuran itu adalah momen kunci yang akan melindungi mereka yang paling rentan.

Persetujuan pemberian vaksin untuk publik diberikan pada Rabu lalu (2/12). Ini memicu perlombaan dengan waktu persiapan sejumlah pusat vaksinasi di seluruh negeri.

Baca juga : Kemajuan Vaksin Covid-19 Bikin Rupiah Bertenaga

Inggris telah memesan 40 juta dosis vaksin  untuk  20 juta orang. Empat juta dosis diharapkan tersedia pada akhir Desember. [DAY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.