Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dokter Di AS Operasi Pasien Sambil Sidang Tilang Virtual

Senin, 1 Maret 2021 07:30 WIB
Suasana sidang tilang virtual sang dokter. (Foto : Sacramento  Superior Court).
Suasana sidang tilang virtual sang dokter. (Foto : Sacramento Superior Court).

RM.id  Rakyat Merdeka - Scott Green, dokter bedah plastik di Sacremento, Negara Bagian California, Amerika Serikat (AS) mungkin ber­maksud ingin mengerjakan beberapa tugas dalam satu waktu. Demi efektivitas, ia menghadiri sidang tilang vir­tual sembari mengoperasi pasien. Ada-ada saja.

Green tidak menginfor­masikan kegiatannya tersebut kepada Hakim Ketua Pengadi­lan Tinggi Sacramento, Garry Link. Namun sebelum sidang dimulai, Link, merasa ada yang tidak beres. Pasalnya, ia melihat Green memakai paka­ian operasi.

Lantas, Link menanyakan, apakah Green bisa mengikuti sidang itu. Dan Green, dengan tegas menjawab, bahwa di­rinya sudah siap. Dia bersedia untuk diadili.

Berita Terkait : Indonesia-Jerman Deklarasikan Kerja Sama Bidang Kesehatan

Namun tak lama, terjadi sejumlah gangguan. Peralatan di ruang operasi itu terus ber­bunyi hingga membuat Link curiga.

“Apakah anda sedang mengoperasi pasien?” tanya Hakim Link.

Green mengakui, ia tengah melakukan operasi. Tapi ia berusaha meyakinkan hakim, bahwa rekannya bisa meman­tau si pasien.

Berita Terkait : Eks Panitera PN Jakut Rohadi Positif Covid-19, Sidang Ditunda

“Saya bisa mengikuti sidang, dan rekan saya juga diizinkan melakukan operasi,” ujar Green.

Tapi, Link berpendapat ber­beda. Menurutnya, hal itu tidak pantas. Karena, fokus­nya pasti akan terganggu. Link akhirnya memutuskan, Green akan disidang lain waktu, saat benar-benar siap.

Kasus ini, kemudian men­jadi perhatian Badan Keseha­tan California. Lembaga itu akan menginvestigasi kejadian itu, dan mengharapkan setiap dokter mengikuti standar pera­watan pasien mereka. [PYB]