Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Manoj Kumar Bharti, Duta Besar India Untuk Indonesia
Ekonomi Biru: Kerja Sama ASEAN-India
Selasa, 2 Maret 2021 06:15 WIB
Sebelumnya
Perkembangan Ekonomi Biru di tingkat regional diperkirakan akan semakin diperkuat dengan pembentukan Kerangka Ekonomi Biru ASEAN-India (AIBEF). Pembentukan AIBEF berawal dari Deklarasi Delhi 2018, yang diadopsi pada Leaders’ Summit yang diadakan pada 25 Januari 2018, di Delhi.
India adalah sumber kemitraan yang hebat untuk mengembangkan Ekonomi Biru nasional dan regional. India memiliki teknologi mutakhir untuk memperkuat kapasitas untuk mengeksplorasi sumber daya biru seperti placer dan mineral laut, hidrokarbon laut dalam dan laut ultradeep (misalnya minyak, gas alam dan hidrat gas), energi terbarukan (misalnya angin, gelombang, arus, energi panas), desalinasi air tawar dan bioprospeksi laut, dan lainnya.
Baca juga : Azis Syamsuddin: Indonesia Konsisten Terapkan Asas Piagam ASEAN
Keterkaitan maritim mengalir secara otomatis ke dalam ranah berbagi domain maritim yang sama, ketergantungan yang sama pada samudra dan lautan, dan pemahaman bersama tentang pentingnya eksploitasi sumber daya lautan yang berkelanjutan, ASEAN dan India adalah mitra ideal dalam memajukan agenda Ekonomi Biru. Kementerian Luar Negeri (MEA), Pemerintah India telah melaksanakan tiga lokakarya Ekonomi Biru ASEAN-India -yang pertama di Vietnam pada 2017, yang kedua di India (New Delhi) pada 2018, dan yang ketiga di Thailand (Bangkok) pada 2019. Karena pandemi Covid-19, lokakarya keempat ditunda hingga 2021.
Peserta lokakarya Ekonomi Biru ASEAN-India ketiga menyoroti tantangan dan masalah signifikan yang dihadapi negara-negara ASEAN dan India terkait dengan Ekonomi Biru. Karena itu, merekomendasikan untuk melanjutkan lokakarya di tahun-tahun mendatang. Selain itu, para peserta merekomendasikan untuk merancang rencana aksi untuk mengimplementasikan Visi Ekonomi Biru.
Baca juga : Naik, Manufaktur Indonesia Lampaui Vietnam Dan Thailand
Negara-negara ASEAN dan India dapat mempertimbangkan untuk memberikan dukungan teknis dan keuangan untuk melaksanakan rencana aksi tersebut. Baik ASEAN dan India, harus memperkuat tindakan kolaboratif untuk mencegah dan secara signifikan mengurangi sampah laut, terutama dari kegiatan di darat, termasuk mengembangkan teknologi dan pengelolaan yang ramah lingkungan.
Sebagai kelanjutan visi para pemimpin ASEAN dan India ini, dan sebagai pengakuan atas munculnya Ekonomi Biru sebagai subjek fokus yang tajam dan berkelanjutan dalam wacana internasional tentang urusan maritim, Kementerian Luar Negeri, Pemerintah India, di kemitraan dengan ASEAN-India Center (AIC), Research and Information System for Developing Countries (RIS), dan National Maritime Foundation (NMF) berencana menyelenggarakan Lokakarya ASEAN-India ke-4 tentang ‘Ekonomi Biru’ pada Mei / Juni 2021 di India. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya