Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
21 Maret Hari Down Syndrome Sedunia, Ini Yang Sebaiknya Kita Tahu
Minggu, 21 Maret 2021 10:31 WIB
Sebelumnya
3. Stimulasi bantu pemilik down syndrome hidup normal
Karena Down Syndrome bukan penyakit, sehingga tidak bisa diobati. Meski demikian, stimulasi sejak awal kelahiran dapat membantu para pemilik down syndrome menjalani kehidupan normal.
Baca juga : Jaga Stabilitas Harga Ayam, Ini Yang Dilakukan Kementan
Stimulasi yakni dengan melatih kekuatan otot lewat fisioterapi, sehingga lambat laun dapat membuat kekuatan otot bertambah, seiring berjalannya waktu.
Selain itu, stimulasi aktivitas seperti berjalan- jalan di taman, berkenalan dengan warga sekitar, melukis, hingga mendengarkan musik, juga memengaruhi para pemilik kelainan kromosom itu untuk dapat memahami bentuk interaksi dan sosialisasi yang ada di masyarakat.
Baca juga : Mabes Polri Jelaskan Kronologi Wafatnya Ustaz Maaher
Dengan stimulasi yang tepat dan dilakukan sejak dini, orang yang mengalami down syndrome dapat hidup normal dan tidak terhalang keterbatasannya. [RSM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya