Dark/Light Mode

Banyak Pengusaha Ethiopia Tertarik Berbisnis Dengan Indonesia

Selasa, 25 Mei 2021 19:19 WIB
Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika Al Busyra Basnur saat berbicara dan menghadiri forum bisnis dan peluang kerjasama ekonomi di kota Dessei, Selasa (25/5). (Foto: KBRI Addis Ababa)
Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika Al Busyra Basnur saat berbicara dan menghadiri forum bisnis dan peluang kerjasama ekonomi di kota Dessei, Selasa (25/5). (Foto: KBRI Addis Ababa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Para pengusaha di banyak daerah Ethiopia berkeinginan bisa menjalin hubungan bisnis atau kerjasama ekonomi dengan Indonesia.

Beberapa sektor kerjasama baru yang menarik bagi pengusaha daerah Ethiopia adalah impor beberapa produk Indonesia seperti mobil, obat dan alat kesehatan serta kerjasama konstruksi dan pariwisata.

Hal itu diungkapkan Al Busyra Basnur, Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika setelah berbicara dan menghadiri forum bisnis dan peluang kerjasama ekonomi di kota Dessei,  sekitar 500 km sebelah timur kota Addis Ababa, Selasa (25/5).

Berita Terkait : KBRI Addis Ababa, Kedubes Pertama Gelar Turnamen Golf Di Ethiopia

Dubes Al Busyra adalah satu-satunya Duta Besar negara sahabat di Addis Ababa yang diundang berbicara pada forum ekonomi tersebut.

Forum yang dihadiri sekitar 300 orang itu diselenggarakan oleh pemerintah daerah Wollo Selatan, negara bagian Amhara, pada Senin-Selasa (24-25/5) bertempat di kampus Universitas Wollo. Peserta forum mematuhi protokol Covid-19 pemerintah Ethiopia secara ketat.

Pada forum tersebut Dubes Al Busyra memaparkan ekonomi Indonesia, kerjasama bilateral ekonomi Indonesia-Ethiopia dan peluang yang terbuka ke depan.

Berita Terkait : Meski Sederhana, Perayaan Lebaran di Ethiopia Tetap Seru Loh...

Ia mengatakan Wollo Selatan merupakan daerah Ethiopia yang paling banyak mengirimkan pengusaha untuk menghadiri Trade Expo Indonesia 2019.

Lebih 90 persen pengusaha Ethiopia yang menghadiri TEI 2019, ekspo tahunan terbesar Indonesia itu, berasal dari Wollo Selatan.

"Mereka mengharapkan agar TEI 2021 kembali dilaksanakan setelah tahun 2020 absen. Mereka mengatakan sangat berminat untuk mengikuti TEI tersebut,” ujar Dubes Al Busyra. [SRI]