Dewan Pers

Dark/Light Mode

Lockdown Di Malaysia, Pasutri Jarak Jauh Kudu Bersabar

Minggu, 30 Mei 2021 20:46 WIB
Polisi Malaysia mengecek kepatuhan warga dalam menjalankan aturan pembatasan yang ditetapkan, untuk menekan laju penyebaran Covid. (Foto: Bernama)
Polisi Malaysia mengecek kepatuhan warga dalam menjalankan aturan pembatasan yang ditetapkan, untuk menekan laju penyebaran Covid. (Foto: Bernama)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Malaysia tidak akan pilih kasih atau pandang bulu, dalam menegakkan ketentuan pembatasan dalam pelaksanaan lockdown total pada 1-14 Juni mendatang. Termasuk, kepada pasangan suami istri (pasutri) yang terpisah jarak.

Mereka tetap tidak diperkenankan melakukan perjalanan antar distrik atau negara bagian.

Berita Terkait : Soal Ledakan Covid Di Malaysia, Dicky Ingatkan Kasus Covid Di RI Nggak Kalah Serem

Hal ini ditegaskan Menteri Senior Urusan Pertahanan Malaysia, Ismail Sabri Yaakob, Minggu (30/5).

Menurutnya, di masa lockdown total ini, setiap orang - termasuk pasangan suami istri yang terpisah jarak - harus bersabar dan mau berkorban untuk bersama-sama melandaikan kurva pandemi.

Berita Terkait : Lockdown Diperketat, Malaysia Pangkas Jam Operasi Mall Dan Restoran

"Yang kita butuhkan saat ini adalah pengorbanan semua orang. Yang punya bisnis, yang punya pabrik, stop dulu kegiatannya selama 2 minggu," ujar Ismail dalam konferensi pers yang juga dihadiri Direktur Jenderal Kesehatan Noor Hisham Abdullah, seperti dilansir Bernama, Minggu (30/5).

"Dalam hal ini, pasangan suami istri yang terpisah jarak, juga dimohon pengertiannya. Tidak boleh melintas batas negara bagian atau distrik. Sabar dulu," pungkasnya. [HES]