Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
RM.id Rakyat Merdeka - Arab Saudi menyarankan warga negaranya untuk meninggalkan Sri Lanka. Kabar ini didapat dari televisi pemerintah Al Ekhbariya pada Selasa (30/4).
Baca juga : Yang Sudah Baik Jangan Dibongkar-bongkar Lagi
Dengan mengutip keterangan dari Kedutaan Besar kerajaan tersebut di Kolombo.
Baca juga : Tumpang Sari Jahe Tingkatkan Kesejahteraan Petani
"Sehubungan dengan situasi saat ini di Republik Sri Lanka, kedutaan besar menasehati warganya untuk meninggalkan Sri Lanka," demikian cuitan Kedubes di Twitter.
Baca juga : Menteri BKS Waswas
Saran tersebut dikeluarkan setelah peristiwa pengeboman di hotel-hotel dan gereja-gereja di Sri Lanka pada 21 April 2019 yang menewaskan lebih dari 250 orang, termasuk 42 warga asing. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya