Dark/Light Mode

Innalillahi, Ketua KPPS di Purwakarta Meninggal di TPS

Rabu, 17 April 2019 15:35 WIB
Suasana pelaksanaan Pemilu serentak di Bekasi. (Foto : istimewa)
Suasana pelaksanaan Pemilu serentak di Bekasi. (Foto : istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kabar duka datang dari Purwakarta, Jawa Barat. Seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia saat proses pencoblosan akan dimulai.

Informasi yang berhasil dihimpun Antara, petugas TPS yang meninggal itu ialah Deden Damanhuri, ketua KPPS di TPS 03 Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong, Purwakarta.

Berita Terkait : Hamil Besar, Bupati Purwakarta Jalan Kaki 200 M Untuk Nyoblos

Anggota KPU Purwakarta, Ramlan Maulana, mengakui kalau ada petugas di daerahnya yang meninggal dunia saat sedang bertugas di TPS. "Kami berduka cita atas meninggalnya ketua KPPS di Desa Cipendeuy," katanya.

Ia mengatakan, Deden meninggal dunia karena saat itu menderita sakit. Saat pengambilan sumpah jabatan, yang bersangkutan sempat mengeluhkan sakit di bagian dadanya. Keluhan itu disampaikan kepada rekan-rekannya di TPS 03 Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong.

Berita Terkait : Utak-Atik Warung Kopi

Ketua KPPS itu meninggal sempat pingsan di lokasi TPS. Selanjutnya langsung dibawa ke klinik terdekat. Tetapi Deden tidak bisa tertolong karena meninggal dunia dalam perjalanan ke klinik.

Ramlan menyampaikan, meski ketua KPPS itu meninggal dunia, tetapi kegiatan pencoblosan surat suara di TPS itu tetap berlangsung, dengan menunjuk ketua KPPS pengganti dari enam anggota KPPS yang ada. Hal itu dilakukan agar proses pencoblosan dan penghitungan suara tidak terganggu. [IPL]