Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menlu Negara ASEAN Pertama Yang Diundang Ke AS
Retno Dan Blinken Bahas Isu Laut China Selatan
Jumat, 6 Agustus 2021 05:20 WIB
Sebelumnya
“Blinken dan Retno juga berkomitmen dalam perang melawan pandemi Covid-19, krisis iklim, serta meningkatkan hubungan perdagangan dan ekonomi bilateral,” kata Price dalam keterangan pers Kedutaan Besar AS di Jakarta.
Kemitraan strategis AS-Indonesia didasarkan pada keyakinan mendasar akan demokrasi, pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh inovasi, serta tatanan internasional berdasarkan aturan di Indo Pasifik.
Baca juga : Teken Kerja Sama, PSSI Dan Polri Bahas Berbagai Aspek Sepakbola
Usai pertemuan, kepada wartawan Blinken menjelaskan, kedua negara pada dasarnya telah sepakan untuk membangun kemitraan strategis pada 2015. Tapi, menurutnya, dialog baru benar-benar dimulai saat ini.
“Indonesia adalah mitra demokrasi yang kuat bagi AS. Kami bekerja sama di banyak bidang. Dan kami juga menghargai peran Indonesia di Asia Tenggara,” kata Blinken.
Baca juga : Umar Hadi, Dubes Pertama Yang Jadi Warga Kehormatan Kota Seoul
Pada kesempatan itu, Blinken juga menyampaikan pujian atas peran Indonesia dalam berbagai hal. Ia memuji upaya Indonesia untuk mendukung negosiasi perdamaian Afghanistan. Serta, menekankan pentingnya membawa Myanmar kembali menuju demokrasi.
“Sedangkan soal iklim, kami membahas peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan ambisi iklimnya,” kata Blinken.
Baca juga : Menpora Siap Dukung KAHMI Dirikan Universitas Insan Cita Indonesia
Pada kesempatan itu, Retno menyebut bahwa kemitraan yang kuat dengan Indonesia akan menjadi aset utama untuk meningkatkan keterlibatan AS di kawasan Asia Tenggara. “AS adalah salah satu mitra penting bagi ASEAN dalam menerapkan pandangan Indo Pasifik-nya,” kata Retno.
Murray Hiebert, pakar Asia Tenggara di Pusat Studi Strategis dan Internasional Washington, mengatakan, di era Donald Trump kemitraan bukan prioritas. Kesepakatan itu mencakup ke beberapa bidang. Termasuk pertahanan, energi, dan hubungan ekonomi yang lebih luas. [MEL/PYB]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya