Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Takut Ada Eksodus Ke Turki
Taliban Kepung Kabul, Erdogan Minta Pakistan Turun Tangan
Minggu, 15 Agustus 2021 23:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Fakta Taliban yang telah mengepung Ibu Kota Afghanistan, Kabul, membikin Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ketar-ketir.
Ia khawatir, manuver Taliban di Afghanistan bakal menciptakan gelombang baru pengungsi yang masuk ke Turki.
Demi mencegah eksodus pengungsi Afghanistan masuk ke negaranya, Erdogan mengajak Pakistan untuk turun tangan mengademkan situasi Afghanistan.
Baca juga : Taliban Kepung Kabul, AS Evakuasi Diplomatnya Pakai Helikopter
Pasalnya, jika situasi Afghanistan kacau, pintu perbatasan Turki bisa kewalahan. Padahal saat ini saja, Erdogan sudah pusing menampung ratusan ribu pengungsi dari Suriah dan sejumlah pengungsi negara Afrika.
"Turki sedang mengalami penambahan gelombang pengungsi dari Afghanistan. Mereka masuk lewat Pakistan," ujar Erdogan dikutip AFP, Minggu (15/8).
“Kami akan melanjutkan upaya mengembalikan stabilitas di kawasan itu. Terutama dengan Afghanistan. Kami bertekad untuk memobilisasi semua cara yang kami miliki untuk berhasil," kata imbuhnya.
Baca juga : Presiden Afghanistan Cari Bantuan Panglima Perang
Turki memiliki beberapa ratus tentara yang dikerahkan di Afghanistan, telah menawarkan diri untuk mengambil alih keamanan di Bandara Internasional Kabul setelah AS menaeik diri.
Erdogan juga telah mengusulkan untuk bertemu dengan pemimpin Taliban, untuk berbicara secara damai. Kedatangan migran Afghanistan di perbatasan timur Turki telah menjadi topik politik panas di Ankara.
Kalangan oposisi bahkan telah meminta pemerintah, untuk mengambil tindakan tegas demi menghentikan arus masuk imigran.
Baca juga : Kuasai Ibu Kota Provinsi, Taliban Bunuh Jubir Pemerintah Afghanistan
Pemerintah telah menanggapi dengan meningkatkan pembangunan tembok perbatasan dengan Iran, dalam beberapa pekan terakhir. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya