Dark/Light Mode

Menhan dan Menlu Negeri Kanguru Ke Jakarta

RI dan Australia Bahas Kondisi Afghanistan

Jumat, 10 September 2021 06:20 WIB
Menlu Retno LP Marsudi dan Menhan Prabowo Subianto menerima Menlu Australia Marise Payne (kedua kiri) dan Menhan Peter Dutton (kiri) di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (9/9). (Foto: Istimewa).
Menlu Retno LP Marsudi dan Menhan Prabowo Subianto menerima Menlu Australia Marise Payne (kedua kiri) dan Menhan Peter Dutton (kiri) di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (9/9). (Foto: Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pandemi Covid-19 tak mengendorkan upaya Indonesia dan Australia mengeratkan kerja sama. Kemarin, kedua negara memperbarui pakta pertahanan dan mem­perkuat kerja sama militer.

Hal itu merupakan hasil per­temuan tahunan 2+2 antara Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dengan Menhan Australia, Peter Dutton, dan Menlu Australia, Marise Payne, di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta, kemarin.

Ini menjadi kunjungan utusan Australia pertama ke Tanah Air sejak awal pandemi. Kedatangan mereka kali ini merupakan bagian dari rangkaian pertemuan antara menteri luar negeri dan pertahanan Australia dengan mitranya di Indo Pasifik, yak­ni, India, Korea Selatan, dan Amerika Serikat (AS).

Baca juga : Komnas HAM Pantau Kasus Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang

Usai pertemuan bersama, ke­empat menteri menggelar jumpa pers virtual.

Menlu Retno mengatakan, dalam kunjungan Menteri Payne dan Menteri Dutton, telah diteken tiga nota kesepahaman (MoU). Yaitu MoU kontra-terorisme, pertahanan, dan keamanan siber. (MoU on Countering Terrorism and Violent Extremism, MoU on Cyber Cooperation and EmergingCyber Technology, dan perjanjian kerja sama di bidang pertahanan).

“Kami berkomitmen untuk menjadi bagian dari upaya untuk menjaga perdamaian dan stabili­tas di kawasan. Kami bertukar pandangan tentang potensi pro­gram kerja sama konkret untuk mengimplementasikan Outlook ASEAN tentang Indo Pasifik,” ungkap Retno.

Baca juga : Kompetisi Honda DBL Segera Mulai di Jakarta dan Surabaya

Retno mengapresiasi bantuan Australia untuk Indonesia dalam menangani pandemi Covid-19.

Sebagaimana diketahui, Australia telah mengirimkan sejuta dosis vaksin AstraZeneca. Australia juga telah mengirimkan 1.000 ventilator dan 700 konsen­trator. Serta 170 tabung oksigen, tes antigen cepat dan persediaan medis lainnya.

“Kami senang melihat kemitraanini tumbuh terus. Saya juga senang melihat bahwa kemitraan ini bekerja dengan baik bahkan selama masa sulit,” ujar mantan Duta Besar Indonesia untuk Belanda itu.

Baca juga : Kearifan Global Dan Kemenangan Taliban Di Afghanistan

“Bersama-sama, kita bertekad untuk mengatasi pandemi ini dan berkontribusi terhadap ke­tahanan kesehatan di kawasan ini,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menhan Prabowo mengapresiasi bantuan Australia dalam mengevakuasi KRI Nanggala-402, hingga pemberian 15 unit kendaraan lapis baja Bushmaster.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.