Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Dubes Prancis Olivier Chambard Puji Ketegasan RI Soal Pakta Keamanan Aussie, Inggris Dan AS
Rabu, 29 September 2021 07:52 WIB
Sebelumnya
Chambard mengakui, dirinya belum sempat berbicara langsung dengan Menlu Retno Marsudi. Kendati demikian, dia telah menjalin komunikasi dengan beberapa pejabat tinggi di Kemlu mengenai isu AUKUS dan keamanan kawasan.
Chambard saat ini juga tengah mencoba bertemu dengan Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi untuk membahas hal yang sama.
Baca juga : Jelang PON XX Papua, Kementan Pantau Keamanan Pangan Hewan
Mengenai rencana Pemerintah Prancis untuk melakukan dialog “bersahabat” dengan Australia, Chambard mengungkapkan, saat ini belum ada gambaran. “Guncangan yang terjadi terlalu kuat,” tandasnya.
Chambard menjelaskan, Pemerintah Prancis memiliki pemahaman yang sama dengan negara-negara ASEAN soal pentingnya sentralitas ASEAN di kawasan. Negara-negara ASEAN, kata dia, seharusnya menjadi poros utama dalam berbagai kebijakan menyangkut kepentingan negara dan rakyat di kawasan ini.
Baca juga : Jokowi Tegaskan Komitmen RI Dalam Ketahanan Kesehatan Global
Lebih lanjut, Chambard mengatakan, aliansi militer AUKUS tak akan membawa perdamaian di kawasan Indo Pasifik. Bahkan, aliansi tiga negara itu bisa jadi ancaman nyata bagi kawasan, khususnya di ASEAN.
Menurutnya, saat ini merupakan tahap awal perubahan tersebut. “Efek domino, dalam pandangan saya, akan sulit diprediksi,” kata Chambard.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya