Dewan Pers

Dark/Light Mode

KBRI Tokyo Resmikan Sentra UMKM Indonesia Di Jepang

Jumat, 1 Oktober 2021 07:30 WIB
Dubes RI Jepang, Heri Akhmadi menyaksikan  Pembentukan SME Center untuk pelaku usaha Indonesia . (Foto KBRI Tokyo)
Dubes RI Jepang, Heri Akhmadi menyaksikan Pembentukan SME Center untuk pelaku usaha Indonesia . (Foto KBRI Tokyo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo meresmikan Small and Medium Enterprises (SME) Center di Gedung KBRI Tokyo.

Penandatanganan kesepakatan bersama Pembentukan Small and Medium Enterprises (SME) Center di Tokyo dilakukan bersama Bank Negara Indonesia (BNI) Tokyo, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tokyo, Indonesia Investment Promotion Center (IIPC Tokyo), Garuda Indonesia Tokyo dan Pertamina East Asia di Gedung KBRITokyo, Rabu (30/9).

Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI), Heri Akhmadi  mengatakan, keberadaan SME Center ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha Indonesia, khususnya UMKM Diaspora di Jepang dalam mengembangkan usahanya.

Berita Terkait : Indonesia Digadang Jadi Pusat Produksi Halal Dunia

“Pasar Jepang dikenal dengan standarnya yang tinggi. Namun, jika sudah bisa masuk ke pasar Jepang, produk Indonesia dapat lebih mudah melakukan penetrasi ke pasar internasional. Pembentukan SME Center ini adalah bentuk nyata dari upaya mempercepat pemulihan ekonomi nasional dengan semangat Indonesia Incorporated,”ujar Heri dalam keterangannya, Kamis (30/9).

Sementara itu, pelaksana tugas General Manager BNI Tokyo, Dyah Paramita menyebutkan telah menyiapkan dukungan berupa fasilitas pembiayaan kredit diaspora dan layanan perbankan yang terintegrasi. 

“Kantor BNI Tokyo siap untuk menjadi pusat etalase berbagai produk UMKM Indonesia yang telah siap masuk ke pasar Jepang,” ujarnya.

Berita Terkait : KAI Kembangkan Transportasi Massal Di Jabodetabek

Sementara Kepala Kantor Perwakilan BI di Tokyo, Causa Iman Karana menyampaikan komitmennya untuk membantu melakukan kurasi produk UMKM binaan Bank Indonesia sesuai dengan spesifikasi standar kualitas produk di Jepang. 

Melalui SME Center pelaku usaha Indonesia akan mendapatkan pemberdayaan untuk peningkatan kapasitas dan kualitas produksi serta perluasan pemasaran produk melalui business match-making dengan para buyer Jepang.

Dalam kaitan ini, IIPC Tokyo akan memanfaatkan SME Center sebagai pusat informasi yang terintegrasi terkait berbagai peluang berinvestasi di Indonesia. Dukungan juga diberikan oleh Garuda Indonesia Tokyo dan Pertamina East Asia, antara lain dalam bentuk promosi maupun skema logistik pengiriman produk UMKM Indonesia ke berbagai destinasi di Jepang yang dilalui oleh rute Garuda Indonesia.

Berita Terkait : Kesiapan SDM Dalam Menyongsong Masa Depan

Ia menyebut, Jepang adalah mitra dagang terbesar kedua Indonesia, dengan nilai perdagangan bilateral pada semester I 2021 mencapai 17 miliar dolar dengan surplus Indonesia 1,05 miliar dolar. Sementara itu, total realisasi investasi Jepang di Indonesia dari 2015 – TW 2 2021 adalah 26,18 miliar dolar. [MFA]