Dark/Light Mode

Di Panggung G20

Para Pemimpin Dunia Antre Ketemu Jokowi

Senin, 1 November 2021 08:10 WIB
Presiden Jokowi ngobrol penuh keakraban dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson (kedua kiri) dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison (kedua kanan) usai menyaksikan pertunjukan kebudayaan, di Terme di Diocleziano, Roma, Italia, Sabtu (30/10/2021) malam. Pertunjukan kebudayaan ini merupakan bagian dari rangkaian KTT G20. (Foto: Biro Pers)
Presiden Jokowi ngobrol penuh keakraban dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson (kedua kiri) dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison (kedua kanan) usai menyaksikan pertunjukan kebudayaan, di Terme di Diocleziano, Roma, Italia, Sabtu (30/10/2021) malam. Pertunjukan kebudayaan ini merupakan bagian dari rangkaian KTT G20. (Foto: Biro Pers)

 Sebelumnya 
Dengan Australia, kedua negara sepakat membahas soal kebijakan pemulihan ekonomi. Salah satunya, dengan pembukaan akses pariwisata menggunakan sertifikasi vaksin Covid-19 yang diakui oleh sejumlah negara (vaccinated travel lane/VTL). Selain itu, Jokowi juga berterima kasih kepada Australia karena telah memberikan bantuan vaksin covid-19 sebanyak 10,5 juta dosis pada pekan lalu. Mudah-mudahan VTL dan pengakuan sertifikat vaksin dapat segera diselesaikan.

Sementara dengan Prancis, kedua negara membahas soal pemulihan dan transformasi ekonomi melalui energi hijau atau energi baru terbarukan (EBT). Hal ini sejalan dengan komitmen yang pernah diucapkan Indonesia dalam Perjanjian Paris, di mana emisi karbon ditargetkan mencapai nol persen pada 2060.

Baca juga : HNW: Maulid Nabi, Momentum Para Pemimpin Berinstropeksi

Untuk mengejar target tersebut, pemerintah gencar melakukan transformasi energi dan melakukan mitigasi pada perubahan iklim.

Salah satunya dengan mencegah penebangan hutan (deforestasi) dan pencemaran dari kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jokowi mengklaim kasus penebangan hutan juga menurun di Tanah Air.

Baca juga : Jokowi Dorong Pemimpin G20 Kuatkan Arsitektur Kesehatan Global Dan Kebut Pemulihan Ekonomi

“Saya akan restorasi hutan bakau hingga 600 ribu hektare dalam tiga tahun ke depan. Ini akan menjadi konservasi hutan mangrove terbesar di dunia,” ujar Jokowi.

Jokowi kemudisn bertemu dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Pada pertemuan ini, kedua pemimpin negara membahas soal rencana Erdogan mengunjungi Indonesia pada Januari atau Februari 2022.

Baca juga : Kadin Bakal Perlihatkan Bukti Swasta Dukung Net Zero Emission

Kunjungan dalam rangka memperkuat kerja sama kedua negara, termasuk membahas soal Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Turki (Indonesia-Turkey Comprehensive Economic Partnership Agreement/IT-CEPA).

“Tentu akan sangat baik jika IT-CEPA menjadi salah satu deliverable dari kunjungan Bapak Presiden tahun depan,” kata Jokowi. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.