Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Hadiri Peluncuran Core Values ASN, Mendes Segera Terapkan Di Kementeriannya
Selasa, 27 Juli 2021 13:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menghadiri peluncuran Core Values and Employer Branding Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertepatan dengan Penetapan Hari Jadi Kementerian PANRB, Selasa (27/7).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi meluncurkan Core Values ini secara virtual. Halim Iskandar menilai, Core Values yang diluncurkan ini sangat baik untuk segera dilaksanakan ASN di lingkungan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).
"Ini jadi rujukan yang bagus bagi ASN untuk tingkatkan kemampuan karena Kemendes itu mempunyai tugas yang berat untuk melayani 74.961 desa," kata Gus Halim, sapaan akrabnya.
Baca juga : Menteri Desa Minta Ruang Isolasi Desa Terus Diaktifkan
Dalam sambutannya Presiden Joko Widodo menegaskan setiap aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di manapun harus memegang teguh nilai-nilai dasar yang sama dan mempunyai semboyan yang sama.
"ASN yang bertugas sebagai pegawai pusat maupun pegawai daerah harus mempunyai core values yang sama, ASN yang berprofesi sebagai dosen, jaksa, dokter, perawat, analisis kebijakan sebagai administrator, juga petugas Satpol PP seharusnya mempunyai nilai dasar yang sama," ujar Presiden Jokowi.
Bahkan, katanya, pegawai BUMN dan pegawai-pegawai yang lain, seharusnya mempunyai proposisi nilai rujukan yang sama. Setiap ASN harus mempunyai orientasi yang sama yaitu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.
Baca juga : Mendes PDTT: Wajib Dapat BLT
"ASN bukan pejabat yang justru minta dilayani seperti pejabat zaman kolonial dulu, itu tidak berlaku bukan zamannya lagi. Setiap ASN harus mempunyai jiwa untuk melayani untuk membantu masyarakat," tegas mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
Ditambahkannya, otoritas dan sumber daya yang diberikan kepada ASN, harus digunakan secara akuntabel dengan loyalitas tinggi kepada pemerintah bangsa dan negara, serta menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis.
Apalagi, menurutnya di tengah dunia yang penuh disrupsi ini, peningkatan kapasitas dan kompetensi serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan menjadi mutlak bagi ASN.
Baca juga : Kemendes PDTT Pantau Penyaluran BLT DD Di Kabupaten Sukabumi
Soalnya, banyak sekali masalah yang tidak bisa dipecahkan oleh satu dinas, satu daerah, satu kementerian/lembaga maupun satu keahlian dan disiplin ilmu.
"Kolaborasi lintas organisasi, lintas daerah, lintas ilmu menjadi sangat penting semua masalah selalu lintas sektor dan lintas disiplin. saat ini dunia menjadi serba Hybrid serba kolaboratif tidak boleh lagi ada ego, baik sektor dan ego ilmu," tandas Jokowi.
Acara ini dihadiri secara virtual oleh para Menteri Kabinet Indonesia Maju, para Pimpinan Lembaga, Sekjen/Sestama/Sekretaris Kementerian dan Lembaga, Gubernur, Bupati, Wali Kota, Sekda Provinsi/Kabupaten/Kota, serta seluruh ASN di Indonesia. [DIR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya