Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kemendes Luncurkan Gernas BBI Go Borneo, Pertamina Siap Dorong Transformasi Digital

Kamis, 2 September 2021 14:05 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar luncurkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Kalimantan Timur yang mengusung tema Go Borneo secara virtual, Rabu (1/9). (Foto: Humas Kemendes PDTT)
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar luncurkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Kalimantan Timur yang mengusung tema Go Borneo secara virtual, Rabu (1/9). (Foto: Humas Kemendes PDTT)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) yang diinisiasi Presiden Jokowi pada 14 Mei 2020 merupakan gerakan nasional untuk mendorong masyarakat Indonesia mencintai dan menggunakan karya anak bangsa, utamanya produk UMKM.

Soft launching GBBI secara resmi dilakukan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi pada Rabu (1/9), di Jakarta.

Acara ini dihadiri Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, Corporate Secretary Pertamina Brahmantya Satiamurti Poerwadi mewakili Direktur Utama Pertamina, Sekretaris Daerah Kalimantan Timur M Sa’ bani serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur Tutuk S.H Cahyoni.

Berita Terkait : Gus Halim Tekankan Posisi Bumdes sebagai Konsolidator

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Halim mengatakan, bangga buatan Indonesia merupakan gerakan nasional berbentuk gotong royong dari UMKM untuk UMKM dari BUMDes dan BUMDes bersama untuk Indonesia.

UMKM, katanya, telah terbukti memiliki daya tahan yang luar biasa dalam menghadapi krisis ekonomi sejak tahun 1998. Saat ini UMKM menjadi salah satu sektor yang terkena dampak dari penyebaran Pandemi Covid-19 di Indonesia.

Gus Halim mengingatkan, perkembangan teknologi internet selama pandemi menegaskan bahwa merambah perdagangan online menjadi cara paling efisien dan efektif bertahan dan meraih penjualan maksimal ke depannya.

Berita Terkait : Kemendes PDTT Siapkan 5 Strategi Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem

"Pelaku UMKM atau pengelola Bumdesa dan Bumdesa bersama, marketplace, pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia diharapkan terlibat dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia untuk mencapai hasil yang diharapkan," tutur Gus Halim.

Dia juga menegaskan, negara kita memiliki banyak kekuatan, karya-karya hebat dan produk-produk berkualitas serta talenta hebat. Pandemi Covid-19 tidak menghalangi kita untuk berkreasi.

"Keterbatasan justru mendorong kita untuk tetap berinovasi mendorong kita tetap bersemangat dan bertransformasi, menggali potensi diri dan menciptakan berbagai peluang-peluang yang ada. Gerakan Nasional BBI harus disertai dengan gerakan peningkatan kualitas dan daya saing," imbuhnya.
 Selanjutnya