Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tercepat Dalam Pendataan SDGs Desa

Rembang Diyakini Mampu Segera Entaskan Kemiskinan Ekstrem

Jumat, 17 September 2021 17:24 WIB
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. (Foto: Humas Kemendes PDTT)
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. (Foto: Humas Kemendes PDTT)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengapresiasi Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, yang berhasil menjadi salah satu daerah tercepat dalam menyelesaikan pendataan SDGs Desa.

Halim meyakini, kabupaten yang mendapatkan penghargaan utama pendataan SDGs Desa ini akan mampu menangani kemiskinan ekstrem di daerahnya dengan cepat.

Berita Terkait : Kemendes Raih Akreditasi B Penyelenggara Penilaian Kompetensi Tahun 2021

"Apresiasi ini menunjukkan bahwa Bupati Rembang sangat paham pentingnya data level desa untuk menyelesaikan permasalahan. Dan permasalahan mendesak adalah terkait kemiskinan ekstrem," ujarnya, di Pendopo Bupati Rembang, Jumat (17/9).

Gus Halim, sapaan akrab Halim, mengatakan, pendataan SDGs Desa yang telah selesai akan digunakan sebagai basis data dalam menyelesaikan kemiskinan ekstrem di desa.

Berita Terkait : Kepala BPIP Dan Mendes: Jadikan Desa Sebagai Masa Depan Indonesia

Dengan pendataan tersebut, semua warga miskin ekstrem di desa akan terdata secara detil. Dengan begitu, penyelesaian permasalahan kemiskinan ekstrem di desa dapat dilakukan dengan benar dan tepat sasaran.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan Indonesia terlepas atau nol persen dari kemiskinan ekstrem pada 2024.

Berita Terkait : Tingkatkan Minat Baca, Ribuan Desa Alokasikan Dana Desa Untuk Perpustakaan

"Tidak perlu menunggu tahun 2024. Target kita untuk Rembang, tahun 2022 kita harapkan warga dengan kemiskinan ekstrem di Rembang sudah selesai," tutur Gus Halim.
 Selanjutnya