Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dimulai Di Papua, Menteri Desa Bocorkan Strategi Entaskan Kemiskinan Ekstrem

Kamis, 9 September 2021 20:10 WIB
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. (Foto: Humas Kemendes PDTT)
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. (Foto: Humas Kemendes PDTT)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar membeberkan lima strategi kementeriannya untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Lima strategi itu adalah pengurangan pengeluaran, peningkatan pendapatan, pembangunan kewilayahan, pendampingan desa, dan kelembagaan.

Berita Terkait : Tinjau Peternakan Sapi Dan Ayam Di Lampung Selatan, Gus Halim: Desa Lain Bisa Tiru

"Kalau lima strategi ini dijalankan, kita sangat yakin pada 2024 Indonesia bisa terbebas dari kemiskinan ekstrem. Ini dimulai dari Indonesia Timur yaitu Papua dan Papua Barat," ujar Halim saat menghadiri kegiatan start up dan workshop provinsi, program Transformasi Ekonomi Kampung (TEKAD) Provinsi Papua, Kamis (9/9).

Diketahui, ada tujuh provinsi yang menjadi fokus pemerintah dalam penanganan kemiskinan ekstrem pada tahun 2021. Ketujuhnya adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, dan Papua Barat.

Berita Terkait : Gus Halim Ajak Mahasiswa Bersama Membangun Indonesia Dari Desa

Pria yang akrab disapa Gus Halim ini menjelaskan, tahapan penanganan keluarga miskin ekstrem yaitu dengan cara penuntasan data SDGs Desa dan fokus implementasi kegiatan untuk warga miskin ekstrem.
 Selanjutnya