Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Selama Pandemi Covid, 1.852 BUMDes Rambah E-Commerce
Rabu, 29 September 2021 15:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 1.852 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merambah ke e-commerce. Hal itu menyusul menurunnya aktivitas pasar konvensional selama pandemi Covid-19. Ribuan BUMDes lainnya juga aktif memasarkan produk unggulannya melalui media sosial.
Hal tersebut diungkapkan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar saat menjadi pembicara pada Jateng Digital Conference 2021 secara daring, Rabu (29/9).
Baca juga : Gus Halim: Data Itu Penting, Agar Tepat Sasaran
"BUMDes-BUMDes ini terus berpacu dengan kondisi kebutuhan supaya produknya bisa dipasarkan," ujarnya.
Halim Iskandar mengatakan, peningkatan jumlah BUMDes yang masuk ke dunia e-commerce menjadi tanda kemajuan digital di desa-desa.
Baca juga : Gus Halim: Transparansi Jamin Hak Warga Negara Untuk Tahu
Menurutnya, semakin banyaknya partisipasi generasi muda menyebabkan proses pembangunan di desa semakin melek digital.
"Selama ini seakan-akan ada kontradiksi antara digital dan desa. Padahal sekarang sudah berjalan seiring," imbuh Halim.
Baca juga : Gus Halim Optimis, 2024 Indonesia Bebas Kemiskinan Ekstrem Level Desa
Ia juga mengungkapkan, semakin banyaknya antar desa yang membangun kesepakatan untuk membangun sebuah BUMDes Bersama. Sebagian di antaranya, juga memanfaatkan dunia digital untuk merambah pasar yang lebih luas.
"Misalnya di (Desa) Panggungharjo, sepuluh desa bikin kerja sama pasardesa.id. sekarang sudah miliaran omzetnya," ungkap Doktor Honoris Causa UNY ini.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya