Dark/Light Mode

APO Komit Bantu Indonesia Pulihkan UMKM & Sektor Lainnya

Jumat, 11 Juni 2021 10:00 WIB
Acting Director Asian Productivity Organization (APO) for Indonesia, Ghazmahadi (kanan)
Acting Director Asian Productivity Organization (APO) for Indonesia, Ghazmahadi (kanan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mayoritas negara yang tergabung dalam Asian Productivity Organization (APO) babak belur dihantam pandemi. Namun, APO berkomitmen membantu anggotanya, termasuk Indonesia, dalam hal pemulihan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan kegiatan bisnis lainnya.

Acting Director APO for Indonesia, Ghazmahadi memastikan APO tidak tinggal diam melihat perekonomian Indonesia terus berada di situasi sulit. Melalui salah satu programnya, APO ikut membantu dunia usaha dan sektor kritis lainnya agar mampu keluar dari tekanan akibat pandemi.

Baca Juga : Karang Taruna Bekasi Galang Dana Bantu Palestina

Sejak 2020, Indonesia telah memanfaatkan program APO yang cenderung membantu pemulihan UMKM dan sektor kritis lainnya. "Penanggulangan ini didukung APO dalam penguatan kemampuan digital National Productivity Organization (NPOs). Kemampuan digital ini untuk mendukung program berbasis digital dalam rangka peningkatan produktivitas di seluruh negara APO," ungkap Ghazmadhadi pada Governing Body Meeting (GBM) seluruh anggota APO, Rabu (9/6) secara virtual.

Menurut dia, dukungan ini sangat nyata. Sebab, APO akan melakukan pendampingan dan pengawasan. Bahkan program yang semula berakhir 1 Desember 2021, diperpanjang hingga 1 Juli 2022. Tentunya hal ini berdasarkan persetujuan dari seluruh anggota APO.

Baca Juga : Incar Lima Pemain, Setan Merah Nyiapin Rp 3 Triliun

"Hal itu telah disampaikan oleh Sekretaris Jenderal APO, AKP Mochtan, dengan persetujuan semua negara anggota APO," jelas pria yang juga menjabat sebagai Direktur Bina Peningkatan Produktivitas Ditjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalatvoktas) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) ini.
 Selanjutnya