Dewan Pers

Dark/Light Mode

Arsjad Rasjid Optimistis Indonesia Mampu Kalahkan Covid-19

Senin, 31 Mei 2021 16:25 WIB
Wakil Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid/IG
Wakil Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid/IG

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional, Arsjad Rasjid optimistis Indonesia mampu mengalahkan pandemi Covid-19, dan menghidupkan kembali aktivitas perekonomian nasional.

“Saya yakin, kolaborasi yang baik antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat  akan mampu mengatasi penularan Covid-19 di Indonesia. Penanganan Covid-19 menjadi landasan utama untuk memulihkan ekonomi kita,” kata Arsjad di Jakarta, Senin (31/5).

Calon Ketua Umum Kadin periode 2021-2026 itu menyatakan,saat ini secara spasial perekonomian di sejumlah daerah telah menunjukkan tren perbaikan cukup signifikan.

Disebutkan, ekonomi di 10 provinsi kini tercatat positif. Pertumbuhan tertinggi terjadi di Provinsi Papua sebesar 14,28 persen, Maluku Utara 13,45 persen, Sulawesi Tengah 6,26 persen, Daerah Istimewa Yogyakarta 6,14 persen, Sulawesi Utara 1,87 persen, Papua Barat 1,47 persen, Kepulauan Bangka Belitung 0,97 persen, Riau 0,41 persen, Nusa Tenggara Timur 0,12 persen dan Sulawesi Tenggara 0,06 persen.

Berita Terkait : Arsjad Rasjid: Saya Siap, Kapan Pun Munas Kadin Akan Digelar

Sektor-sektor yang tumbuh positif,  di antaranya pertanian, pengadaan listrik, pengadaan air, informasi dan komunikasi,  jasa keuangan, dan jasa kesehatan.

“Kita bersyukur perjuangan Indonesia lebih dari satu tahun mengatasi berbagai dampak yang ditimbulkan Covid-19 mulai menunjukkan hasil positif. Ekonomi di 10 provinsi membaik. Selain vaksinasi sebagai salah satu solusi untuk mengalahkan pandemi, pemerintah bersama-sama pelaku usaha dan masyarakat juga bersatu,” jelasnya.  

Arsjad mengapresiasi langkah-langkah konkret penanganan Covid-19 di berbagai daerah yang saat ini semakin baik. Namun, dia mengingatkan masyarakat tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan.  

Apalagi, lanjutnya, pemerintah telah menerapkan sistem informasi terintegrasi Bersatu Lawan Covid-19 (BLC) agar dapat menentukan zonasi tingkat penularan selama masa Pandemi.

Berita Terkait : Arsjad Rasjid Berpotensi Jadi Ketum Kadin Indonesia Periode 2021-2026

“Perkembangan Covid-19 sangat dinamis setiap hari, setiap minggu dan setiap bulan. Melalui sistem BLC, pemerintah dapat  menentukan zonasi tingkat penularan Covid-19,” jelas dia.

Arsjad menyatakan, pemerintah juga terus mendeteksi berapa banyak provinsi, kabupaten dan kota yang berubah statusnya dari hijau menjadi kuning, hijau menjadi oranye, dan hijau menjadi merah. Atau sebaliknya, dari merah menjadi oranye, merah menjadi kuning dan merah menjadi hijau.

“Ancaman Covid-19 ini belum berakhir. Kita harus bersatu, berkolaborasi dan bersinergi menghentikan penyebaran pandemi.  Masyarakat berperan besar menekan jumlah kasus dan mencegah penyebaran Covid-19,” kata Arsjad.

Dia juga mengajak masyarakat disiplin mengikuti dan mematuhi  protokol kesehatan. Mulai dari menggunakan masker, sering mencuci tangan, menjaga jarak  aman, dan menghindari kerumunan.

Berita Terkait : Arsjad Rasjid Apresiasi Upaya Pemulihan Ekonomi Sudah On The Track

“Saya minta masyarakat saling mengingatkan untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Ini yang harus terus kita lakukan. Jangan lengah dan tetap waspada,” kata Arsjad. [WHY]