Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Pertamina Foundation Buka Daycare Inklusif di Simprug, Dukung Pekerja
- Wamenkop: Kreativitas Jadi Pondasi, Tulang Punggung Koperasi
- Hendri Satrio: Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih
- Kilang Balikpapan Sudah 99 Persen, Stok BBM Nasional Dipastikan Aman
- Menhut: Presiden Prabowo Salurkan Banpres Rp 240 Miliar untuk Karhutla Kalbar
Sebelumnya
Salah seorang instruktur pelatihan, Dimas Ari Prasetyo mengatakan, melalui training partnership ini, dia dapat belajar press tool dan jig fixture. Khususnya dalam hal desain dan aplikasiannya di mesin manufaktur, hingga produk tersebut dapat diterapkan di BLK Bandung.
Baca juga : OJK Pastikan Indonesia Garap Peluang Keuangan Berkelanjutan
Dimas berharap, nantinya saat kembali ke BBPLK Bandung, ilmu yang diperoleh berguna untuk melatih siswa sesuai kebutuhan dunia industri. "Kami juga berharap setelah mengikuti training di ATMI ini, kami dapat berkembang lagi untuk pembuatan produk turunannya," imbuhnya.
Baca juga : Tito Warning Kepala Daerah: Belanja APBD Jangan Ditahan!
Sementara Training Center Manager ATMI, Bayu Prabandono, berharap, peserta training mendapatkan ilmu yang dibutuhkan dan mendapatkan suasana kerja industri yang ada di perusahannya. "Semoga kegiatan ini menambah keahlian dan kemampuan para instruktur,” tutupnya. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya