Dark/Light Mode

Menaker: BLK Komunitas Sasar Peluang Kerja dan Usaha

Sabtu, 5 Juni 2021 20:17 WIB
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Ketenagakerjaan menaruh perhatian lebih terhadap Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas.

Berbagai cara dilakukan Kemnaker, demi meningkatkan peran dan mutu BLK Komunitas. Antara lain dengan menghelat Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan BLK Komunitas, di Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya Jawa Barat, yang rencananya digelar Selasa, 8 Juni 2021 mendatang.

“Kemnaker berkomitmen menjaga, mengembangkan dan meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia melalui pelatihan yang diselenggarakan di BLK dan BLK Komunitas,” kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di Jakarta, Sabtu (5/6/2021).

Berita Terkait : Menaker Harap Yang Lulus Masuk Sektor Industri

Ida menjelaskan, program pelatihan BLK Komunitas dibuat relevan dengan kebutuhan pasar kerja lokal, tanggap peluang dan potensi, kreatif dan inovatif, serta memperbanyak jejaring kerja sama dengan sektor industri. Hal ini untuk manfaat dan keberlanjutan program pelatihan.

“Karenanya, dalam setiap pengajuan proposal BLK Komunitas, harus menyertakan potensi dunia usaha dan dunia industri setempat, agar kejuruan BLK Komunitas yang dibuka selaras dengan peluang yang ada,” ujar politisi PKB itu.

Sementara itu, Direktur Eksekutif The Prakarsa, Ahmad Maftuchan, mengungkapkan, peran BLK Komunitas sangat strategis dalam memastikan ketersediaan tenaga kerja berkualitas melalui pelatihan vokasi. Nyaris di seluruh wilayah Indonesia, BLK Komunitas telah mendekatkan akses masyarakat dalam meningkatkan keterampilan mumpuni yang mampu mengakses kerja layak. "Sehingga dapat memperbaiki standar hidup yang lebih baik,” sebutnya.

Berita Terkait : Menaker Beri Penghargaan Life-Time Achievement Bagi Sineas Kawakan

Akselerasi keterampilan angkatan kerja masyarakat itu, jelas Maftuchan, memang harus sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

“The Prakarsa mendukung upaya Kemnaker meningkatkan peran dan mutu BLK Komunitas. Salah satu langkah konkret yang dilakukan pemerintah adalah dengan meningkatkan peran dan mutu BLK dan BLK Komunitas,” imbuhnya. The Prakarsa adalah Lembaga Riset dan Analisis Kebijakan Publik yang telah melakukan riset independen terkait peran dan mutu BLK dan BLK Komunitas di Indonesia. Peran positif BLK Komunitas juga dirasakan oleh pengelola dan peserta pelatihan BLK Komunitas. Seperti disampaikan oleh Pimpinan BLK Komunitas Attaubah, Pondok Pesantren Kaum, Karawang, Jawa Barat, Hendro Wibowo.

Menurut Hendro, di tengah kerasnya persaingan usia kerja yang mengutamakan kompetensi dalam segala bidang, BLK Komunitas menjadi solusinya. Karena mampu meningkatkan kompetensi SDM. “Segmentasi usia produktif yang mengikuti pelatihan juga memberikan banyak kesempatan para peserta dalam memilih, ingin menjadi apa setelah mengikuti program pelatihan,” paparnya.

Berita Terkait : Menaker Siap Hadapi Gelombang Balik Pekerja Migran

Selain itu, ujian kompetensi dengan sistem data membuat pengelola BLK Komunitas dapat memantau para alumni yang kembali ke masyarakat, dan tersebar di beberapa lapangan usaha dan lapangan kerja. [UMM]