Dark/Light Mode

Ini, Skema Bantuan Subsidi Upah Pekerja 2021

Rabu, 4 Agustus 2021 23:13 WIB
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali akan memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi para pekerja. Namun, skema BSU tahun ini berbeda dibanding tahun lalu.

Setidaknya terdapat tiga perbedaan. Pertama pada aspek kriteria calon penerima BSU, khususnya pada batasan upah, wilayah, serta sektor pekerjaan yang terdampak.

Berita Terkait : BP Jamsostek Serahkan Data Pekerja Penerima Bantua Subsidi Upah

Menurut Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, pekerja yang berhak mendapatkan BSU adalah yang upahnya sebesar Rp 3,5 juta.

Ketentuannya, pekerja yang bekerja di wilayah dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten (UMK) lebih besar dari Rp 3,5 juta, maka persyaratan upah tersebut menjadi paling banyak sebesar UMP atau UMK, dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh.

Berita Terkait : BSU Dapat Cegah Kemiskinan Kronis

Ia mencontohkan, UMP DKI Jakarta sebesar Rp 4.416.816, dibulatkan menjadi Rp 4.500.000. Begitu juga dengan UMP Kabupaten Karawang sebesar Rp 4.798.312,00 dibulatkan menjadi Rp 4.800.000.

"Adapun pada aspek batasan wilayah, pekerja yang berhak mendapatkan BSU, yaitu pekerja yang bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4 yang ditetapkan Pemerintah, sebagaimana dalam Lampiran I Permenaker 16/2021," ujar kata Ida dalam keterangannya, Rabu (4/8).
 Selanjutnya