Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gandeng Kemenpan RB

Kemnaker Dongkrak Peran dan Fungsi Pengantar Kerja

Jumat, 1 Oktober 2021 18:30 WIB
Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK), Kementerian Ketenagakerjaaan, Suhartono
Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK), Kementerian Ketenagakerjaaan, Suhartono

 Sebelumnya 
Setelah kegiatan ini, Suhartono mengharapkan, ada tindak lanjut secara simultan. Seperti dengan menyusun rancangan revisi Permenpan yang baru, sehingga dapat disahkan pada tahun ini.

Para Pengantar Kerja, lanjutnya, bisa menjalankan tugasnya dengan lebih optimal dalam proses penyusunan kebijakan-kebijakan yang terkait dengan pembinaan. Pun manajemen karier Pengantar Kerja, khususnya kelas jabatan dan juga Standar Kompetensi Jabatan Pengantar Kerja yang belum ada.

Berita Terkait : Horee...Kemenaker Perbankan Penerima BSU

Lebih lanjut Suhartono menjelaskan, kegiatan penyusunan substansi asistensi ini bekerja sama dengan tim dari bidang standarisasi jabatan SDM Aparatur Kementerian PAN RB dan Bidang Kebijakan Pembinaan Pengantar Kerja Direktorat Bina Pengantar Kerja. Kegiatan menurutnya sudah dilaksanakan selama 3,5 bulan.

"Kegiatan ini agar dapat dilakukan secara maksimal dengan mengikuti arahan tim Kemenpan RB, serta mengisi aplikasi pengukuran beban kerja. Sehingga diperoleh tujuan kegiatan yang komprehensif, reliabel, dan juga implementatif," paparnya.

Berita Terkait : Dukung Pesantrenpreneur, Airlangga Dorong Pesantren Bersinergi Dengan Pemerintah

Suhartono mengaku, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pun mengapresiasi kegiatan pengukuran beban kerja ini sebagai jawaban atas kegundahan Pengantar Kerja, yang selama ini merasakan kesulitan dalam mencari angka kredit dan juga pengembangan karirnya. [UMM]