Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kondisi Ketenagakerjaan Tunjukkan Tren Positif

Minggu, 10 Oktober 2021 15:10 WIB
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi

RM.id  Rakyat Merdeka - Salah satu kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di kondisi Covid-19 ini, yakni melakukan pembatasan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di berbagai negara tujuan penempatan. Kini, kondisi ketenagakerjaan di masa pandemi telah menunjukkan tren positif, dampak dari peningkatan penempatan tenaga kerja.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker, Anwar Sanusi mengungkapkan, pada Februari 202 lalu, tren tingkat pengangguran menunjukkan perbaikan sebesar 6,26 persen atau sekitar 8,75 juta orang. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayah perkotaan pun menurun menjadi 8 persen.

Berita Terkait : Bahas Isu Ketenagakerjaan, Kemnaker Gelar Ngopi Bareng Tripartit

"Selama 2020 hingga Februari 2021, pekerjaan paruh waktu menunjukkan tren konsisten dan penduduk setengah menganggur juga mengalami perbaikan," kata Anwar dalam keterangannya, Minggu (10/10/2021).

Dari penelitian International Labour Organization (ILO) tahun 2020, lanjutnya, menunjukkan, sektor informal masih mendominasi dari tujuan PMI. Sekitar 2 miliar pekerja sektor informal sebagai besar berasal dari negara berkembang.

Berita Terkait : OJK: Leasing Bisa Tarik Kendaraan Tanpa Pengadilan

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2021, TPT mengalami peningkatan sebesar 1,32 persen di masa Corona dan didominasi lulusan SMK. "Ini berimbas semakin tingginya minat lulusan SMK ini untuk mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK)," ucapnya.
 Selanjutnya