Dewan Pers

Dark/Light Mode

Menyikapi Tahun Baru (2)

Selasa, 28 Desember 2021 06:35 WIB
Nasaruddin Umar
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Kalau perlu, di malam pergantian Tahun Baru ini lebih banyak kita menangis daripada ketawa, apalagi mabuk-mabukan. Orang-orang yang selalu terharu mengenang kesia-siaan hidupnya dan membayangkan banyaknya dosa dan maksiat telah dilakukannya, itu pertanda Tuhan masih mencintai yang bersangkutan.

Berita Terkait : Menyikapi Tahun Baru (1)

Ketiga, kita wajib memohon bimbingan dan petunjuk-Nya, agar Tahun Baru dan tahun-tahun mendatang senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Tahun-tahun mendatang diprediksi sebagai tahun yang penuh power struggle, penuh kekerasan akibat semakin ketatnya persaingan hidup, diperparah lagi dengan kelanggengan wabah virus Corona di sekitar kita.

Berita Terkait : Zuhud Politik

Kita berusaha setengah mati pun belum tentu meraih harapan dan cita-cita, apalagi kalau hidup ini ditempuh dengan kesia-siaan dan kemalasan. Hanya dengan restu, petunjuk, dan pertolongan Tuhan yang mampu menyelamatkan kita dari berbagai efek samping negatif ketatnya pertarungan di masyarakat.
 Selanjutnya