Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Amal jariah seolah menjadi kebutuhan ketiga setelah kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder. Jika kita mengartikulasikan amal jariah dengan menggunakan bahasa tabungan spiritual (spiritual saving) bisa lebih menarik dan lebih reasonable.
Yang namanya tabungan bisa memiliki banyak fungsi sosial dan individual. Fungsi sosialnya pasti akan memberikan rasa percaya diri yang kuat karena kita merasa memiliki saving spiritual. Dalam bahasa agama juga menyatakan bahwa koleksi amal kebajikan berfungsi sebagai penolak bala.
Baca juga : Politisasi Emosi Umat (3)
Logika spiritual saving juga berbanding lurus dengan logika saving money. Jika isi tabungan sering dikuras maka akan mengurangi rasa percaya diri. Jika terus diisi maka kita pun akan penuh percaya diri. Makin sering kita melakukan amal kebajikan atau amal jariah, sebelum diraih pahalanya di akhirat sudah dirasakan manfaatnya di dunia.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.