Dark/Light Mode
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Tausiah Politik
Sebelumnya
Dalam kondisi seperti ini, peluang untuk terbentuknya civil society yang dapat diartikan sebagai masyarakat madani atau masyarakat yang tangguh, dimungkinkan terwujud.
Baca juga : Harmonisasi Kerukunan Umat Beragama
Kekuatan-kekuatan pemerintah, terutama power militer, dengan sendirinya telah melemah karena sudah menjadikan diri mereka sebagai kekuatan militer yang profesional.
Baca juga : Antara Pluralitas Dan Heterogenitas (2)
Biasanya, semakin kuat dominasi pemerintah menjadi pertanda semakin lemahnya suatu masyarakat; sebaliknya, semakin kuat peran masyarakat itu semakin kecil pula peranan pemerintah.
Baca juga : Antara Pluralitas Dan Heterogenitas (1)
Yang terjadi saat ini, masyarakat semakin merdeka mengekspresikan harapan-harapannya, sementara militer sibuk melakukan konsolidasi internal guna menghadirkan diri sebagai kekuatan yang profesional. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.