Dark/Light Mode
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Tausiah Politik
Sebelumnya
Namun, ada juga salik menempuh jalan secara total meninggalkan profesi normalnya demi untuk menjadi seorang salik sejati. Jika sudah siap segalanya, termasuk mempersiapkan bekal hidup untuk keluarganya, itu tidak masalah, tetapi jangan sampai menurunkan martabat kehidupan diri dan keluarganya. Tidak mesti harus memiskinkan diri untuk menjadi seorang salik.
Baca juga : Menggapai Ibadah Khusyuk (2)
Jalan hidup salikin sesungguhnya tidak lain adalah pilihan jalan hidup untuk senantiasa dekat dan sedekat-dekatnya dengan Tuhan. Hidupnya sepenuhnya diserahkan kepada Allah SWT. Apapun wujud keseharian aktifiitas dan perbuatannya semuanya tertuju untuk menggapai ridha Allah Swt. Hidupnya penuh kepasrahan dan tawakkal kepada-Nya dan tidak pernah mengeluh di dalam menjalani segala resiko kehidupan. Dia selalu tersenyum menjalani kehidupan karena diyakini secara haqqul yaqin bahwa keberadaan hidup ini semuanya atas kehendak Allah SWT. (*).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.