Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Pesan Geopolitik Indonesia Menjaga Dunia

Rabu, 26 Juli 2023 06:30 WIB
Prof. Dr. Ermaya Suradinata
Prof. Dr. Ermaya Suradinata

RM.id  Rakyat Merdeka - Ada pesan tentang kekuatan ketahanan suatu bangsa, yang seharusnya pesan ini tak boleh dilupakan, terlebih ketika masa kini Indonesia memasuki era global di mana banyak negara persenjataannya begitu ­canggih.

Dalam pidato peresmian Lembaga Ketahanan Nasio­nal (Lemhannas) Lemhannas RI tahun 1965, Bung Karno menegaskan bahwa per­tahanan nasional hanya dapat dilaksanakan secara sempurna bila suatu bangsa mendasarkan pertahanan nasional atas penge­tahuan geopolitik.

Baca juga : Memilih Pemimpin Berpengetahuan Geopolitik Dan Geostrategi Indonesia

Geopolitik, dengan demi­kian, menjadi kata yang ber­­tuah. Dan Bung Karno memberikan pesan ini ­untuk Indonesia guna membangun ke­kuatan nasional yang ­tangguh dan mandiri. Sepertinya pemimpin besar ini telah meberi panduan: bahwa ada hubungan erat antara geopolitik dan persenjataan.

Pesan itu lebih dari se­tengah abad silam telah berkumandang, namun tetap saja kini masih bertuah: relevan. Di mana pesan itu semakin tereja­wantah dan nyata dalam konteks masa kini, ketika pada Jumat, 21 Juli 2023, Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu RI) Retno Marsudi dan Menteri Per­tahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kehormatan ke Prancis untuk bertemu dengan Presiden Prancis ­Emmanuel Macron.

Baca juga : SEA VLeague 2023, Timnas Voli Indonesia Juara Pekan Pertama

Tentu saja kehadiran dege­lesai Indonesia itu atas se­penge­tahuan Presiden RI Ir. Joko Widodo untuk ber­temu dengan Presiden Prancis Emanuel Macron. Kemudian mereka pun membahas kerja sama di bidang per­tahanan dan keamanan ­antara kedua ­negara untuk transfer teknologi, pengembangan, dan produksi bersama dalam rangka membangun strategic autonomy Indonesia.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.