Dark/Light Mode

Road-Map Menuju Langit (3)

Makna Denotatif Dan Konotatif Langit

Rabu, 2 Oktober 2024 06:20 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Percuma kita berdoa setiap rakaat shalat kita: Ihdinas shirath al-mustaq­im, shirath al-ladzina an’amta ‘alai­him, gair al-magdhub ‘alaihim waladh dhalin (Tunjukilah kami jalan yang lurus (RMS langit), yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan (RMS) berupa nikmat kepada mereka, bukan RMS mereka yang dimurkai dan bukan pula RMS mereka yang sesat/Q.S. Al-Fatihah/1:6-7).

Baca juga : Makna Denotatif Dan Konotatif Langit

Jika hanya terucap di dalam mulut tetapi tidak terprogram di dalam stelsel kehidupan keseharian kita, maka itu tidak banyak artinya, apalagi kalau memang kita lalai. Islam dan saya kira pada umumnya semua agama, yang lebih penting bukan hanya amalan oriented, tetapi penghayatan oriented. Kita bisa bangga di dunia ini memiliki segalanya, tetapi jangan sampai kita menjadi orang yang dilukiskan tuhan dengan istidraj, yaitu orang aktif menik­mati kenikmatan hidup, termasuk me­nikmati kelezatan dosa dan maksiyat, dan pada saat bersamaan tidak pernah dijewer (dengan musibah besar) oleh Allah SWT, maka orang ini akan diseret dalam kehidupan akhir yang amat mengerikan. (Bersambung)

Baca juga : Menemukan Road-Map Langit

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Rabu, 2 Oktober 2024 dengan judul "Road-Map Menuju Langit (3) Makna Denotatif Dan Konotatif Langit"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.