Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Moderasi Beragama Di Indonesia (4)
Memahami Background Indonesia (Bagian 2)
Tausiah Politik
Sebelumnya
Proto Indonesia, yaitu periode di antara pasca prasejarah dan sejarah modern Indonesia menarik untuk dikaji lebih mendalam, karena periode ini merupakan peletakan dasar esensi masyarakat nusantara awal yang kemudian membentuk dasar kebudayaan dan peradaban nusantara uang kemudian menjadi Indonesia.
Walaupun periode ini belum ditemukan banyak bukti sejarah dalam bentuk tertulis namun laporan-laporan akademik dari luar negeri sudah banyak mengungkap suasana proto Indonesia, seperti yang diungkap oleh Ptolemaus yang menggambarkan adanya kepulauan yang disebut Khersonesos (Yunani: Pulau emas) dan sejarah Cina yang disebutnya dengan Ye-po-ti yang di antaranya diperkenalkan dengan Jabadiou/Jawa. Di zaman ini sudah dikenal wilayah Jawadwipa, Swarnadwipa, Bugis dan lain-lain.
Baca juga : Memahami Background Indonesia (Bagian 1)
Analisis sistem budaya juga menggambarkan masa ini sebagai masa akulturasi yang amat penting, ketika budaya dan sistem religi luar bisa beradaptasi dalam konteks budaya Kepulauan Nusantara. Di dalamnya ada pengaruh Hindu, Arab (Islam), China, Portugis, dan Inggeris.
Sistem budaya, sistem religi, sistem ekonomi dan sistem teknologi sudah banyak ditemukan di pusat-pusat kerajaan pada waktu itu.
Baca juga : Mengapa Moderasi Beragama Penting?
Jika kita berbicara dengan karakter bangsa, kebudayaan nasional, atau nilai-nilai luhur budaya bangsa, bukan berarti kita berbicara dengan nilai-nilai luar, seperti Hindu, Islam, dan budaya barat yang diperkenalkan oleh saudagar Barat yang kemudian menjadi kolonial, yang begitu banyak memberi warna di dalam peradaban kita. Karakter dan watak dasar bangsa kita tetap eksis di tengah kemajemukan nilai.
Hindu dan Islam berhasil menancapkan pengaruhnya tetapi sebelumnya nilai-nilai itu terlebih dahulu mengalami proses penusantaraan.
Baca juga : Mengapa Moderasi Beragama Penting?
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 7, edisi Rabu, 15 Januari 2025 dengan judul "Moderasi Beragama Di Indonesia (4), Memahami Background Indonesia (Bagian 2)"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.