Dark/Light Mode

Beragama dalam Keberagaman (54)

Kepercayaan Dewata Sewwae Bugis-Makassar (Bagian 1)

Rabu, 8 Januari 2025 06:10 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepercayaan Bugis (baca: etnik Bugis, Makassar dan Mandar) pra Islam adalah kepercayaan monoteisme. Sebuah paham keagamaan yang percaya kepada hanya satu Tuhan, yang dikenal dengan istilah Dewata Sewwae.

Prof Mattulada, seorang ahli sejarah dan antropologi Bugis-Makassar-Mandar, memperkuat asumsi ini dengan merujuk sejumlah bukti dan sumber yang dapat dipertanggung jawabkan. Termasuk bukti tersebut ialah Sure' (manuskrip) Lagaligo, yang berkali-kali menyatakan sistem religi masyarakat Bugis menyembah Dewata Sewwae (Tuhan YME). Dewata Sewwae dilukiskan sebagai To Palanroe (Sang Maha Pencipta), dan Patotoe (Yang Maha Menentukan Nasib).

Baca juga : Ahmadiyah

Meskipun disebut Dewata Sewwa, anggota masyarakat tidak bisa memujanya secara langsung tetapi harus melalui dewa-dewa pembantunya melalui tradisi adat leluhur (Attoriolong).

Dalam pelaksanaan adat Attoriolong ini dilibatkan perangkat adat yang juga berfungsi sebagai tokoh spiritual di bawah Raja. Posisi Raja atau pemerintah dalam adat Attoriolong sangat penting karena ia diklaim atau mengklaim dirinya mempunyai garis keturunan Dewa melalui Tomanurung (orang yang turun dari langit/ kayangan), yang menjadi pemimpin manusia.

Baca juga : Hindu Tamil Di Medan

Dalam bahasa Bugis, kata Dewata bisa mempunyai beberapa arti. Jika dibaca "De’watangna" berasal dari kata de (tidak) dan watang (batang, wujud) berarti “tanpa wujud” dan De'watangna (tak berwujud). Sering dikatakan: “Naiyya Dewata Sewwae Tekkeinnang” (Adapun Tuhan YME tidak beribu dan tidak berayah).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.