Dark/Light Mode
Tausiah Politik
Sebelumnya
Seandainya tata karma berbahasa seperti yang diserukan dalam ayat-ayat tadi bisa diindahkan di dalam Al-Qur’an, baik sebagai pribadi, anggota keluarga, anggota masyarakat, warga bangsa, maka ketenangan dan ketenteraman serta kesantunan dan keadaban sosial dalam hidup kita akan semakin terasa. Akan tetapi jika sebaliknya, semua orang sudah terbiasa dengan bahasa yang tidak santun, bahkan cenderung kasar, men-justice, menghakimi, kurang ajar, menghina dan menfitnah, maka atmosfir kehidupan bermasyarakat akan terasa sumpek dan membosankan. Seolah-olah tidak ada lagi space yang tenang bagi kita, karena di mana-mana sudah terjangkau dengan alat komunikasi. Di sini perlunya pengaturan bahasa di dalam kehidupan masyarakat yang berbasis teknologi.
Baca juga : Bagaikan Hutan Belantara
Kearifan sebuah masyarakat pertama kali bisa diukur melalui kasantunan bahasa yang hidup di dalam suatu masyrakat. Jika bahasa yang digunakan di dalam suatu masyarakat masih tetap menjunjung tinggi tingkat kesopanan maka semakin arif pula masyarakat tersebut. Akan tetapi jika bahasanya sudah tidak keruan, sudah hilang unsur kesantunan berbahasa, maka pertanda masyarakat tersebut sudah kehilangan kearifannya.
Baca juga : Misteri Angka 19 (Bagian 4)
Kita sebagai bangsa yang beragama, bangsa yang santun dan bangsa yang beradab sudah seharusnya kita memelihara kesantuanan berbahasa. Kita tentu prihatin jika bangsa Indonesia meninggalkan sopan-santnnya di dalam berbahasa. Ada kecenderungan, kosa kata kasar jauh lebih laris daripada kosa kata santun di dalam masyarakat kita. Jika ini benar maka patut dipertanyakan. Bangsa yang dipadati umat Islam yang di dalam ayat-ayat Al-Qur’an sedemikian rigit memberikan tuntunan berbahasa tetapi tidak diindahkan. Kita perlu introspeksi diri.
Baca juga : Misteri Angka 19 (Bagian 3)
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 7, edisi Selasa, 11 Maret 2025 dengan judul "Keajaiban Al-Qur’an (8) Kesantunan Tata Bahasa Al-Qur’an"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.