Dark/Light Mode
Pemerhati Kesehatan
Sebelumnya
Di dunia setiap tahun ada lebih dari 29 juta orang yang mendapat vaksinasi rabies ini. Akan baik jika data jumlah penerima vaksin rabies di Indonesia juga disampaikan ke publik.
Kelima, masa inkubasi rabies rata-rata berkisar antara 2–3 bulan, tetapi dapat bervariasi antara 1 minggu sampai satu tahun.
Baca juga : Tentang HKU5-CoV2 dan Kekhawatiran Pandemi Kembali
Perbedaan lama waktu inkubasi ini akan tergantung antara lain dari lokasi bagian tubuh yang digigit anjing, jumlah virus (viral load), dan lain-lain.
Ada dua jenis gambaran klinik rabies, yaitu Furious rabies (pada sekitar 80 persen dari total kasus yang ada) yang lebih berat dan Paralytic rabies (sekitar 20 persen kasus) yang relatif lebih ringan.
Baca juga : Desa Wisata Kita Juga Bisa Jadi UNESCO Heritage
Surat Edaran Kewaspadaan Rabies Kemenkes kepada seluruh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota serta kepala Unit Pelaksana Teknis Kementerian Kesehatan di atas menyampaikan lima hal yang perlu dapat perhatian.
Pertama, promosi kesehatan, kedua surveilans rabies dan ketiga pengendalian faktor risiko. Keempat, tata laksana kasus GHPR, serta kelima adalah pencatatan dan pelaporan.
Baca juga : Perkembangan Kecerdasan Buatan
Semoga penyakit rabies (yang dulu dikenal sebagai anjing gila) dapat dikendalikan dengan baik di negara kita. Jangan sampai ada korban yang terlantar pada anak bangsa, apalagi kita menyongsong Indonesia Emas.
Prof Tjandra Yoga Aditama
- Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI
- Adjunct Professor Griffith Universiry Australia
- Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara
- Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit serta Kepala Balitbangkes
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.